Pasuruan (beritajatim.com) – Mulai Desember 2024, lima pintu perlintasan Kereta Api (KA) di Kabupaten Pasuruan akan dijaga petugas tetap. Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan di perlintasan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, Eka Wara mengatakan, sebelumnya lima pos perlintasan ini hanya diisi oleh petugas sukarelawan. Nantinya, kelima lokasi tersebut dibangun pos dan juga diberi penjaga.
“Ada lima perlintasan yang nantinya akan diberi penjagaan, kelimanya tersebut akan diberi masing-masing empat penjaga setiap shift dan akan ada tiga shift. Salah satunya di perlintasan Yonkav yang ada di Kecamatan Beji,” jelasnya.
Sementara untuk personel petugas penjagaan palang perlintasan KA, Eka mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Para petugas ini akan diberi pengarahan dari luar Pasuruan dan langsung siap bertugas setelah posnya selesai dibangun.
Eka juga mengatakan saat ini kelima pos perlintasan tersebut masih dalam pembangunan. Sedangkan dana pembangunan pos tak seluruhnya dikucurkan melalui APBD Kabupaten Pasuruan, melainkanmendapat dana bantuan dari provinsi juga pemerintah pusat.
Saat ditanya terkait anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan pos perlintasan pada 2025 mendatang, Eka mengatakan masih belum ada penambahan. “Tahun 2025 masih belum ada penambahan pos penjagaan palang pintu kereta api.” tutupnya.
Sementara itu diketahui di Kabupaten Pasuruan masih banyak perlintasan kereta api yang masih belum memiliki pos penjaga beserta petugasnya. Bahkan ada pula perlintasan yang masih belum diberikan palang pintu dan hanya di jaga oleh petugas sukarelawan.
Ada sekitar 55 titik yang masih belum mempunyai palang pintu dan juga pos perlintasan kereta api. Keseluruhan ini tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Pasuruan. [ada/beq]






