Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember berkontribusi dalam pembangunan perekonomian di Jawa Timur, termasuk dalam hal penurunan angka kemiskinan.
Hal ini dikemukakan Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Hadi Sasmito yang mewakili Pejabat Sementara Bupati Jember Imam Hidayat, untuk memimpin upacara Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Sukorambi, Sabtu (12/10/2024).
“Angka kemiskinan di Jawa Timur sudah turun, dan Kabupaten Jember alhamdulillah hari ini pada posisi 9,01 persen. Artinya kita ada capaian-capaian berkontribusi untuk menurunkan angka kemiskinan,” kata Hadi.
“Tentunya ke depan apakah itu sudah cukup? Tentu belum, karena Jember ini memiliki penduduk 2,6 juta jiwa. Jadi jika dibandingkan dengan kabupaten lain tentu jadi tantangan tersendiri ke depannya. Kami akan terus mengurangi kemiskinan,” kata Hadi.
Hadi menegaskan kesiapan Pemkab Jember untuk berkontribusi dalam prioritas pembangunan nasional dan regional. “Termasuk bagaimana kita mendongkrak dari sisi ekonomi. Bagaimana Jawa Timur menjadi lumbung padi dan Kabupaten Jember berkontribusi besar dalam memposisikan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional,” katanya.
Sinergi dan kolaborasi, menurut Hadi, dibutuhkan untuk menjawab tantangan ke depan. “Kita ke depan juga harus berinovasi, termasuk digitalisasi dan inovasi di bidang perekonomian harus kita kuatkan. Komitmen Kabupaten Jember tentunya hari ini kami akan dukung penuh program-program nasional dan provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim dan Jember,” katanya.
Selain sinergi dan kolaborasi, Hadi berharap ada sinkronisasi program yang akan menyatu untuk mencapai tujuan. “Harus in line, harus sinkron antara kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, dan tentunya Kabupaten Jember akan mengikuti dan memedomani itu,” katanya. [wir]






