Bangkalan (beritajatim.com) – Perempuan berinisial A asal Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupeten Bangkalan. Digrebek warga usai membawa selingkuhannya ke dalam rumah.
Kapolsek Blega, Iptu Syamsuri mengatakan kejadian bermula saat warga melihat A membawa NW ke dalam rumahnya pada malam hari. Warga yang resah lalu menggerebek rumah A.
“Jadi ada perempuan inisial A ini masih istri orang. Suaminya ada di Jakarta bekerja,” terangnya, Jumat (11/10/2024).
Dalam penggerebekan itu, A dan NW masih menggunakan sarung dan baju. Warga yang datang langsung menyeret dan memukuli NW. Bahkan, salah satu warga membawa senjata tajam.
“Kepala Desa tempat A tinggal bertemu dengan Kades Madupat, Camplong, Sampang tempat NW tinggal untuk dilakukan mediasi,” jelasnya.
Dari hasil mediasi tersebut, mereka lalu menghubungi suami A yang masih berada di Jakarta. Melalui sambungan telepon, suami A berencana menceraikan A saat pulang ke Bangkalan.
“Jadi suaminya A itu di telepon oleh pak Kades, lalu suaminya bilang akan mengembalikan A ke orang tuanya dan menggugat cerai. Untuk masalah penggerebekan ini, suaminya menyerahkan kepada polisi,” tandasnya. [sar/ian]






