Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 6 kecamatan di Kabupaten Blitar dilanda kekeringan ekstrim. Total ada 18 desa di 6 kecamatan Kabupaten Blitar yang kondisinya saat ini tengah kesulitan air bersih.
Melihat kondisi itu, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono turun langsung ke masyarakat untuk menyalurkan air bersih. Kali ini, Pj Gubernur Jatim tersebut memberikan 16 ribu liter air bersih kepada masyarakat Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
“Karena sumber mata air semakin kering maka diperlukan dropping air bersih, sehingga masyarakat bisa mendapatkan air yang dibutuhkan,” kata Adhy Karyono, Jumat (4/10/2024).
Khusus di Blitar, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan 500 rit air bersih untuk warga. Diharapkan bantuan air bersih ini bisa memenuhi kebutuhan warga ditengah kekeringan yang melanda.
“Kita sudah alokasikan 510 rit bolak balik untuk memenuhi kebutuhan warga hingga kondisi membaik,” imbuhnya.
Menurut Pj Gubernur Jatim, kekeringan yang melanda Kabupaten Blitar ini perlu dicarikan penyelesaian. Bukan hanya sekedar dropping air bersih, namun pihak-pihak terkait harus mencari sumber air.
” Harus cari sumber air, kita sudah punya teknologi terbarukan tinggal nanti mencari titik sumber air seperti yang dilakukan di Bangkalan,” tegasnya.
Kondisi warga Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar saat ini memang tengah kesulitan air bersih. Mereka harus cari air ke sumber yang jaraknya cukup jauh.
Bahkan masyarakat disana harus rela antre demi bisa memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan makan, minum, mandi. Sementara untuk mencuci warga terpaksa pergi sungai untuk mencuci pakaian.
” Sulit sekali ini paling parah, baru bulan segini kondisi air sudah kering,” ucap Isni, warga. [owi/aje]






