Malang (beritajatim.com) – Perubahan media di era kecerdasan buatan (AI) terus menjadi sorotan di tingkat global, termasuk dalam bidang ilmu komunikasi. Dalam upaya merespons perkembangan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Convergence Media in AI Era” pada Selasa (2/10/2024) lalu.
Acara tersebut menghadirkan pembicara internasional, Dr. Syafila Binti Kamarudin, seorang dosen senior dari Department of Communication Universiti Putra Malaysia (UPM). Kehadirannya membawa perspektif baru bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UM mengenai tantangan perubahan media global.
Dalam keterangannya, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UM, Ananda Dwitha Yuniar, S.I.Kom., M.A., menyoroti pentingnya kesadaran etis dalam penggunaan kecerdasan buatan. “Penggunaan AI yang tidak bijak dapat membawa masalah besar di masa depan. Oleh karena itu, kita perlu memahami dan memanfaatkan AI dengan bijak,” ujar Ananda.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menjadi ajang kolaborasi akademik internasional. Sebagai tanda resmi kerja sama, Dr. Syafila dan Ananda Dwitha menandatangani Perjanjian Implementasi (Implementation Agreement) antara Ilmu Komunikasi UM dan Department of Communication UPM.
Kerja sama kedua pihak diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik kedua universitas. Dr. Syafila dalam pemaparannya mengulas penggunaan AI di media massa Malaysia, serta risiko terkait isu etika dalam penggunaannya.
“Kita harus waspada terhadap dampak negatif penggunaan AI yang melanggar etika, terutama di dunia akademis. Saat ini AI sudah semakin perlu diwaspadai,” ujarnya.
Prof. Rachmat Kriyantono, M.Si., Ph.D., dari Universitas Brawijaya, yang turut diundang sebagai narasumber, mendorong mahasiswa UM untuk memiliki karakter kuat agar tidak terhanyut oleh perkembangan teknologi tanpa kendali.
Melalui kolaborasi akademik ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UM diharapkan lebih siap menghadapi tantangan perubahan media di era kecerdasan buatan yang berkembang dengan cepat. [dan/aje]






