Surabaya (beritajatim.com) – Berdasarkan prakiraan cuaca, musim hujan di Jawa Timur diperkirakan akan dimulai pada bulan Oktober hingga November 2024.
Menurut data BMKG, curah hujan yang merata di Jawa Timur baru akan terjadi pada bulan November 2024. Di mana diperkirakan akan meliputi 66 persen zona musim di wilayah ini.
“Bulan November sebagian besar wilayah di Jawa Timur, dengan 66 persen zona musim baru akan memasuki musim hujan,” jelas Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno dalam konferensi pers daring, Senin (30/9/2024).
Menurut Anung, hujan di bulan November ini akan turun meliputi wilayah Madura. Kemudian terbentang ke sisi tengah Pantura, hingga wilayah Banyuwangi.
“Mulai Madura, lalu membentang ke Tuban di sisi Pantura. Sampai ke sisi tengah, ke timur Nganjuk, Malang, hingga Banyuwangi. Rata rata awal musim penghujannya di bulan November,” ungkap dia.
“Kemudian di sisi selatan wilayah Ngawi dan juga Bojonegoro musim hujan juga akan tiba lebih awal di bulan November,” tambah Anung.
Kendati demikian, lanjut Anung, ada satu wilayah di Jawa Timur ini yang akan terlambat memasuki awal musim hujan. Kata dia, wilayah tersebut ada di wilayah perbatasan Situbondo denagn Banyuwangi, atau sekitar kawasan hutan Baluran.
“Awal musim hujan agak terlambat ini di wilayah perbatasan Situbondo dengan Banyuwangi, atau Baluran. Karena iklim di sana paling kering. Awal musim hujan paling lambat diperkirakan jatuh di awal Desember,” tutup Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur itu. [ram/beq]






