Blitar (beritajatim.com) – Selama 3 tahun terakhir, Rini Syarifah ternyata mampu membangun 707,94 Kilometer jalan di Kabupaten Blitar. Pembangunan ini tentu menjawab kritik yang dilayangkan oleh sejumlah pihak bahwa Mak Rini, sapaan akrab Bupati Blitar, kurang memperhatikan infrastruktur jalan.
Meski sempat dilanda pandemi covid-19 selama masa menjabat, ternyata Rini Syarifah masih mampu melakukan perbaikan jalan sepanjang 707,94 Kilometer. Pembangunan jalan yang dikerjakan semasa kepemimpinan Mak Rini meliputi hotmix dan beton.
“Pembangunan jalan hotmix mencapai 635,159 kilometer, sementara untuk pembangunan jalan beton mencapai 72,78 Kilometer selama 4 tahun ini,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono menjawab capaian pembangunan jalan selama 4 tahun terakhir, Sabtu (28/9/2024).
Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mampu membangun jalan beton sepanjang 9 kilometer. Sementara pada tahun 2022 lalu, proyek pembangunan jalan beton yang dikerjakan oleh Pemkab Blitar mencapai 13,2 kilometer.
Sedangkan pada tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Blitar mampu membangun jalan beton sepanjang 19,7 kilometer. Sementara hingga pertengahan tahun 2024 ini, Pemerintahan Kabupaten Blitar di bawah pimpinan Mak Rini mampu mengerjakan proyek jalan beton sepanjang 22,3 kilometer.
Untuk hotmix, total sejak tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2024 ini Mak Rini dan Pemerintah Kabupaten Blitar mampu membangun jalan sepanjang 635,159 kilometer.
“Pembangunan jalan ini merupakan salah satu prioritas, namun memang sempat terganjal oleh pandemi Covid-19 yang mengharuskan sejumlah anggaran untuk direfocusing,” tegasnya.
Selain jalan, Pemkab Blitar dan Mak Rini juga telah membangun 6 kilometer jembatan. Jembatan yang dibangun dan diperbaiki ini tersebar di sejumlah kecamatan.
“Dengan adanya pembangunan jalan dan jembatan ini kami berharap aktivitas masyarakat bisa berjalan lebih lancar serta ekonomi masyarakat bisa bergerak, karena memang infrastruktur jalan adalah penunjang perekonomian,” tegasnya.
Pembangunan jalan yang dikerjakan oleh Rini Syarifah dan Pemkab Blitar ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Menurut warga sebenarnya kondisi jalan rusak ini tidak hanya terjadi di masa kepemimpinan Rini Syarifah saja namun Bupati-Bupati sebelumnya seperti Rijanto.
“Kalau bilang kondisi jalan rusak di Binangun ini sudah terjadi sejak lama bahkan sebelum Mak Rini, tapi alhamdulilahnya pada tahun 2023 lalu sudah diperbaiki dan sekarang sudah halus,” ucap Kamilna warga Binangun. [owi/beq]






