Sidoarjo (beritajatim.com) – Bawaslu Sidoarjo akan memanggil empat ASN yang diduga terlibat dalam video viral di WAG soal dugaan meneriakkan yel-yel mirip kampanye untuk pasangan calon Subandi – Mimik (Baik) di kantor Kecamatan Sedati, usai pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur oleh Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi.
Divisi Penanganan Pelanggaran data dan Informasi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo Moeh Arief membenarkan pemanggilan keempat ASN yang diduga terlibat dalam kampanye tersebut. “Keempat ASN tersebut, satu menjabat sebagai camat, dua ASN berkedudukan sebagai kepala dinas dan satu orang staf di kecamatan yang juga tercatat sebagai ASN,” ucap Moeh Arief Senin (23/9/2024).
Arief menambahkan pemanggilan kepada keempat ASN untuk diminta keterangan soal dugaan keterlibatannya seperti yang terlihat dalam video viral. “Penegakan yang kami lakukan soal netralitas ASN. Yang kami kaji dan prosss sebagaimana regulasi yg ada. ASN-nya yang diduga melanggar netralitas. Dan akan kami proses sebagaimana regulasi dan kewenangan Bawaslu,” tegasnya.
Sumber beritajatim.com di Pemkab Sidoarjo menyebutk empat ASN yang diduga terlibat tersebut diantaranya Camat Sedati Abu Dardak, Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Sidoarjo (P3AKB) Heny Kriastiani, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih dan Agutina staf di Kecamatan Sedati.
Seperti diketahui beredar video viral di WAG soal adanya kegiatan pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur untuk antisipasi stunting di Kecamatan Sedati.
Seusai acara, sekelompok perempuan berdiri berjajar, posisi bagian tengah ada Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi, sebelah kanan ada seorang camat dan sisi kiri ada kepala dinas. Usai berjajar akan berfoto, sekelompok perempuan ada yang mengkomandoi yel-yel pasangan Sidoarjo Baik-baik, Bapak Subandi Baik-baik kemudian di akhiri Sidoarjo Baik-baik.
Dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo, H. Subandi tercatat sebagai Cabup Sidoarjo yang berpasangan dengan Mimik Idayana dengan jargon “Baik” (Subandi-Mimik), yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Demokrat. (isa/kun)






