Ponorogo (Beritajatim.com) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Ponorogo resmi menetapkan dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Dua paslon tersebut adalah Sugiri Sancoko-Lisdyarita dan Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru. Penetapan ini memastikan bahwa Pilkada Ponorogo 2024 akan menjadi ajang duel ulang antara Sugiri dan Ipong, yang sebelumnya juga bersaing dalam Pilkada 2020.
“Sudah kami tetapkan dua pasangan calon untuk Pilkada Ponorogo 2024. Sesuai urutan pendaftaran, paslon pertama adalah Sugiri Sancoko-Lisdyarita, dan paslon kedua adalah Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, pada Minggu (22/9/2024).
Setelah penetapan resmi kedua pasangan calon, tahapan berikutnya adalah pengundian nomor urut yang dijadwalkan pada 23 September 2024. Pengundian ini akan menentukan nomor urut yang akan digunakan selama masa kampanye.
“Pengundian nomor urut paslon akan dilakukan pada 23 September 2024. Sesuai aturan, proses pengundian dilakukan dalam dua tahap,” jelas Gaguk.
Pada tahap pertama, calon wakil bupati dari masing-masing paslon akan melakukan pengundian untuk menentukan nomor antrean. Pengundian ini berdasarkan urutan pendaftaran di KPU, yang berarti paslon Sugiri-Lisdyarita akan mendapatkan giliran pertama untuk mengambil nomor antrean.
“Untuk pengambilan nomor antrean, calon wakil bupati yang akan melakukannya. Sesuai urutan pendaftaran, Sugiri-Lisdyarita akan mendapatkan kesempatan pertama,” katanya.
Setelah pengundian nomor antrean, proses berikutnya adalah pengundian nomor urut yang dilakukan oleh calon bupati masing-masing paslon. Setelah pengundian nomor urut, kedua pasangan calon akan melakukan deklarasi untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mematuhi aturan dan etika kampanye yang berlaku.
Deklarasi ini diharapkan dapat menjaga kondusivitas selama masa kampanye berlangsung. “Setelah nomor urut ditentukan, kami meminta kedua paslon untuk melakukan deklarasi. Ini penting sebagai bentuk komitmen mereka dalam mematuhi aturan kampanye dan menjaga etika selama proses Pilkada berlangsung,” tegas Gaguk.
Duel antara Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni di Pilkada Ponorogo 2024 ini mengulang persaingan mereka pada Pilkada 2020, yang menarik perhatian banyak pihak.
Kedua paslon kembali bersaing untuk memperebutkan kursi bupati Ponorogo, dengan harapan masing-masing dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.[end/suf]






