Jombang (beritajatim.com) – Pilkada Jombang 2024 terus menunjukkan perkembangan. Terbaru, ratusan sopir yang tergabung dalam Serikat Sopir Indonesia wilayah (SSI) Kabupaten Jombang mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Warsubi-Salman (WarSa), Jumat (20/9/2024).
Dukungan terhadap WarSa bukan tanpa alas an. Warsubi dianggap lebih paham kondisi lapangan. Ketua SSI wilayah Kabupaten Jombang Dul Hadi mengatakan, sepanjang 5 tahun ke belakang, pihaknya sudah cukup memperjuangkan hak-hak Sopir. Namun, perjuangan tersebut belum membuahkan hasil.
“Sudah 5 tahun terakhir kami berjuang untuk hak-hak dasar para Sopir. Tapi belum membuahkan hasil. Padahal tuntutan kami juga berdasarkan pada UU. Selama ini banyak carteran kendaraan yang tak mempunyai izin resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub), dibiarkan lewat di jalan raya kabupaten. Bahkan lintas provinsi dan ruas jalan nasional dengan membawa penumpang,” jelasnya.
Ia menambahkan, kendaraan tidak berizin yang saat ini sudah beroperasi ini harusnya pergerakannya dibatasi cukup di jalan desa. Sehingga tidak mengganggu trayek angkutan umum.
Menurut Dul Hadi, Warsubi memiliki perspektif maju tentang persoalan yang sudah bertahun-tahun menjadi polemik itu. Warsubi dianggap lebih paham regulasi. Karena Warsubi merupakan orang lapangan.
“Sudah bertahun-tahun juga Abah Warsubi merintis usaha sendiri. Nyetir sendiri. Pasti lebih memahami kondisi kami sebagai sopir. Jadi kami yakin kalau Abah jadi bupati pasti akan membela hak-hak kami sebagai sopir. Kami, SSI mendukung Abah Warsubi dan Gus Salman jadi Bupati dan Wakil Bupati Jombang,” tegasnya.
Warsubi menanggapi secara positif dukungan penuh dari SSI. Ia mengaku bersyukur mendapat kepercayaan dan dukungan dari para sopir.
“Terima kasih atas dukungan njenengan (anda) semua. Alhamdulillah saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Bismillah insyaallah dengan dukungan ini saya dan Gus Salman bisa membawa Jombang menjadi lebih baik lagi dan lebih sejahtera,” ujar Warsubi.
Setelah melakukan deklarasi dukungan, Warsubi juga menyempatkan diri untuk membuka ruang dialog bersama para Sopir. Mendengar keluh kesah dan siap memperjuangkan hak-hak mereka. [suf]






