Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah mundurnya Shobih Asrori dari kepengurusan PKB karena maju menjadi Bacawabup, peluang Samsul Hidayat menjadi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan semakin lebar. Tak hanya itu, Samsul juga menjadi kandidat utama untuk menempati posisi tersebut.
Hindun Anisah, Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa hanya ada dua nama yang lolos dari proses uji kelayakan dan kepatutan (UKK) PKB. “Jawabannya sudah jelas, siapa yang akan menjadi pimpinan dewan, karena saat proses UKK tidak ada nama lain selain dua tersebut,” ujarnya.
Dalam proses seleksi UKK, awalnya ada lima kandidat yang dipanggil untuk tahap pertama di Jakarta, yakni Abdul Karim, M. Shobih Asrori, Samsul Hidayat, dan Yusuf Danial. Hanya Helmi yang tidak menghadiri tahap ini. Setelah melalui penilaian ketat, hanya dua nama yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya.
Kedua kandidat yang lolos tahap kedua adalah M. Shobih Asrori dan Samsul Hidayat. Namun, dengan M. Shobih Asrori yang dipastikan maju sebagai calon wakil bupati dari partai lain, peluang Samsul Hidayat untuk memimpin DPRD semakin terbuka lebar.
Samsul Hidayat, yang merupakan politisi berpengalaman, memiliki rekam jejak yang kuat dalam politik. Ia telah beberapa kali terpilih sebagai wakil rakyat dan pernah memimpin Fraksi PKB di DPRD. Konsistensinya dalam mempertahankan suara juga menjadi salah satu faktor yang mendukungnya.
Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Akhmad, mengonfirmasi penerimaan surat pengantar dari PKB. “Surat tersebut sudah kami terima dan sampaikan kepada pimpinan,” ungkapnya.
Dengan semua perkembangan ini, Samsul Hidayat tampaknya menjadi calon utama untuk memimpin DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2024-2029, menandai babak baru dalam politik daerah. [ada/aje]






