Mojokerto (beritajatim.com) – Bakal Calon Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra memberikan bantuan kepada korban terdampak kebakaran di Dusun Tempuran RT 01 RW 01 Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Kebakaran tersebut terjadi pada, Minggu (15/9/2024) kemarin.
Dengan menggenakan kemeja putih dan celana jeans warna biru, Gus Barra (sapaan akrab, red) turun dari mobil dan mendatangi korban. Amir (51) bersama sang istri menyambut kedatangan Wakil Bupati Mojokerto di rumah tetangganya yang terletak di sisi selatan rumah miliknya yang terbakar.
Sang istri tampak duduk di kursi lantaran sakit stroke yang dideritanya. Gus Barra memberikan bantuan berupa uang tunai dari kantong pribadinya kepada korban. Usai berbincang duduk lesehan, Gus Barra kemudian melihat secara dekat rumah korban yang ludes terbakar tersebut.
Bakal Calon Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mengatakan, ia mendapat kabar terkait kebakaran tersebut pasca kejadian. “Kemarin saya dapat kabar dan alhmadulilah hari ini saya bisa datang. Karena kalau kebakaran biasanya tidak di cover bantuan dari pemerintah,” ungkapnya, Senin (16/9/2024).
Masih kata Gus Barra, bantuan untuk musibah yang disebabkan bukan dari faktor alam tidak dicover oleh pemerintah. Sehingga sejak ia menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto, ia getol memberikan bantuan kepada korban dari kantong pribadi. Menurutnya itu sebagai bentuk tanggubgjawabnya.
“Korban kebakaran itu tidak ada anggaran dari Pemerintah Kabupaten sehingga kalau ada korban kebakaran, lebih sering saya pribadi saja. Anggaran pribadi. Lupa saya, sudah banyak,” tegasnya.
Sementara itu, korban Amir (51) mengucapkan terima masih kepada Gus Barra atss bantuan yang diberikan. “Diberikan bantuan uang, iya rencana buat perbaikan karena rumah sudah tidak bisa ditempati. Terbakar semua, pakaian, surat-surat berharga. Surat nikah, ijazah anak saya aman,” katanya.
Bapak dua anak ini menjelaskan, jika sejak setahun lalu ia tinggal di rumah mertua merawat sang istri yang sakit stroke. Meski setiap hari ia datang ke rumah miliknya hanya sekedar bersih-bersih namun saat malam hari ia tidur di rumah mertuanya yang tidak jauh dari rumah miliknya.
Sebelumnya, sebuah rumah yang terletak di Dusun Tempuran RT 01 RW 01 Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (15/9/2024) ludes dilalap si jago merah. Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi.
Kebakaran terjadi sekira pukul 08.40 WIB. Diduga konsleting listrik terjadi di rumah milik Amir yang kosong sejak setahun lalu tersebut. Api membakar bangunan beserta isinya, sekira pukul 09.55 WIB, petugas gabungan baru berhasil memadamkan api yang membakar rumah korban.
Saat terjadi kebakaran, rumah tersebut dalam keadaan kosong sejak satu tahun yang lalu. Korban tinggal di rumah mertuanya karena merawat istrinya yang sedang sakit. Sehingga saat api membakar rumah miliknya, korban tidak tahu. Korban mengetahui setelah diberitahu warga. [tin/kun]







