Gresik (beritajatim.com) – Siapa sangka, sebuah desa terpencil di Kabupaten Gresik kini menjelma menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Desa Doudo, yang dulunya dikenal sebagai desa tertinggal dengan berbagai keterbatasan, kini telah berhasil bertransformasi menjadi Desa Wisata Doudo atau Doudo Agro Edu Green Village.
Berkat kerja sama yang solid antara PT Pertamina EP Poleng Field, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, Desa Doudo berhasil mengembangkan potensi alam dan budaya yang dimilikinya. Dengan dukungan program-program pemberdayaan masyarakat, desa ini kini tidak hanya menjadi desa mandiri, tetapi juga menjadi contoh nyata keberhasilan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Terletak di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Desa Doudo menawarkan keindahan alam yang masih asri dengan luas wilayah mencapai 102 Ha. Keberagaman flora dan fauna, serta bentang alam yang menarik, menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Selain itu, Desa Doudo juga kaya akan budaya dan kearifan lokal yang unik, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman wisata yang autentik.
Perubahan signifikan terjadi di Desa Doudo setelah mendapatkan dukungan dari PT Pertamina EP Poleng Field sejak tahun 2018. Berbagai program pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pengembangan produk-produk UMKM. Salah satu program unggulan adalah Gerakan Masyarakat (GERMAS) dengan slogan PAKAI JAS MERAH yang fokus pada pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sampah.
Salah satu keunggulan Desa Wisata Doudo adalah konsep Doudo Eduwisata. Desa ini menawarkan berbagai paket wisata edukasi yang menarik, terutama bagi anak-anak. Pengunjung dapat belajar tentang pertanian organik, pembuatan kompos, ecoprint, dan masih banyak lagi. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan.
Berkat kerja keras dan inovasi yang dilakukan, Desa Doudo telah meraih berbagai penghargaan, baik di tingkat lokal, provinsi, maupun nasional. Prestasi yang paling membanggakan adalah terpilihnya Desa Doudo sebagai salah satu dari 500 Desa Wisata Terbaik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam acara Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024.
Transformasi Desa Doudo tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Peningkatan kunjungan wisatawan telah membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, program pemberdayaan masyarakat juga telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Kisah sukses Desa Doudo menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan potensi desa. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, desa-desa di Indonesia dapat keluar dari keterbelakangan dan menjadi desa yang mandiri dan sejahtera.[rea/kun]






