Pasuruan (beritajatim.com) – Bapaslon Rusdi-Shobih datangi kantor Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Kedatangannya ini merupakan silaturahmi dengan ketua maupun komisioner Bawaslu.
Rusdi mengatakan bahwa selain melakukan silaturahmi dirinya juga banyak menerima masukan dari Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Hal ini dikarenakan Bapaslon Rusdi-Shobih menginginkan suasana Pilkada yang aman dan nyaman.
“Kami ingin pada pilkada tahun ini berjalan jujur, damai, dan riang gembira. Kami juga banyak menerima masukan dari bawaslu termasuk kejadian PPDI beberapa waktu lalu,” jelasnya, Sabtu (7/9/2024).
Rusdi juga mengatakan bahwa jika terdapat kesalahan pada kegiatan PPDI yang berlangsung di Hotel Senyiur itu bukan salah PPDI. Melainkan salah dirinya yang juga merupakan pembina dari PPDI.
Dalam kegiatan tersebut, Rusdi mengungkapkan bahwa seluruh jajaran PPDI hanya mengajukan aspirasinya. Bahkan jika PPDI dinyatakan bersalah, Rusdi siap menanggung kesalahan tersebut.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto mengatakan bahwa kedatangan Bapaslon ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan Bawaslu. Di antaranya terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang pada pohon.
Sehingga hal ini bisa berjalan tertib dan tidak mengganggu masyarakat dan penertibannya mudah. “Kita beracuan pada masa pemilu lalu, sehingga penertibannya mudah dan tidak mengganggu masyarakat,” jelasnya.
Saat ditanya terkait PPDI, Arie mengatakan bahwa masih dalam proses penanganannya. Namun, setelah prosesnya selesai pihaknya akan menyampaikan kepada masyarakat. [ada/beq]






