Ngawi (beritajatim.com) – Truk muatan garam menemper Kereta Api (KA) Agro Semeru rute Surabaya-Jakarta di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jalan Desa Keras Wetan, Kecamaran Geneng Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (07/09/2024) pukul 11.15 WIB.
Truk tersebut melintas dari arah Keras Wetan menuju Tambakromo. Diduga, truk tersebut keburu menyeberang, padahal ada satu lagi KA yang melintas di rel ganda atau double track itu.
Akibatnya, muatan garam langsung ambyar dan kondisi bak truk rusak berat. Truk itu sampai tercebur ke sawah warga di pinggir rel kereta.
Ban belakang terpisah dari badan truk sejauh 15 meter. Sopir truk dan kernetnya dilaporkan mengalami luka berat akibat kejadian ini. Keduanya kini tengah mendapatkan perawatan di RS Widodo Ngawi.
Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian masih berada di lokasi kejadian. Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Kristanto Widi dan sejumlah petugas Satlantas Polres Ngawi masih mengecek sejumlah fasilitas di sekitar perlintasan sebidang KA.
Pria yang lekat disapa Khrist itu sempat mengecek early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini yang ternyata sudah tidak berfungsi. Padahal, perlintasan yang tak berpalang pintu dan tidak terjaga itu hanya mengandalkan EWS agar pengguna jalan bisa mengutamakan KA untuk lewat terlebih dulu.
Hingga saat ini, Polres Ngawi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan lokasi kejadian. Sementara PT KAI Daop 7 Madiun belum memberikan respons terkait dampak pada perjalanan KA imbas kejadian tersebut. [fiq/beq]






