Sampang (beritajatim.com) – Tercatat sebagai daerah zona merah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Sampang, Madura. Akan dijaga oleh dua orang personel dari kepolisian serta
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Imam Sugianto saat menghadiri apel gelar pasukan mantap praja Semeru di pelabuhan Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, beberapa waktu lalu.
“Untuk pengamanan di daerah rawan, di setiap TPS akan dijaga oleh dua polisi dibantu personel dari perlindungan masyarakat atau Linmas,” kata Imam.
Tidak hanya itu, sesuai laporan dari unit intel, tidak hanya Sampang yang menjadi daerah rawan melainkan seluruh wilayah Madura Raya ditambah dua Kabupaten lainya yakni Pasuruan dan Lumajang.
“Total ada lima daerah rawan di Jawa Timur,” imbuhnya.
Sekedar diketahui, tahapan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sampang telah memasuki masa pendaftaran bakal calon alhasil KPU setempat telah menerima dua pasangan pendaftar.
Yang pertama paslon KH. Muhammad bin Muafi Zaini (Ra Mamak) berpasangan dengan H. Abdullah Hidayat dengan memakai slogan Mandat serta diusung oleh PPP, Golkar, PDIP, PBB, Hanura, PSI, PAN dan Demokrat.
Pendaftar kedua pasangan H. Slamet Junaidi dan KH. Mahfud dengan slogan “Jimas Sakteh”. Pasangan ini diusung oleh empat partai politik di antaranya NasDem, PKS, Gerindra dan PKB. [sar/ian]






