Tuban (beritajatim.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tuban fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sukses budidaya anggur impor di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Menurut Siswanto bahwa mulai sejak 4 tahun yang lalu pihaknya memulai dari ternak ayam petelur, lalu berinovasi ke pohon alpukat dan jambu air.
Setelah itu, ia mencoba menanam anggur ternyata berhasil dan kini berbuah lebat.
“Kalau anggur baru 2 tahun yang lalu, terus mencoba menanam jeruk dan pisang cavendis,” terang Siswanto. Sabtu (31/08/2024).
DPRD yang baru dilantik ini juga mengungkapkan bahwa 6 bulan anggurnya bisa dipanen namun batang masih kecil.
“Terus dilakukan penjarangan butir karena biar butiran buahnya besar dan biar tidak krek,” ujar Siswanto.
Adapun yang ia tanam ada 7 jenis, namun yang biasa dikenal orang-orang yaitu anggur impor.
“Nama kebunnya 5i5 Farm atau dibaca Sis Farm, yang mana awalnya ada 5 tanaman buah, namun kini merambah banyak, termasuk pohon mangga dan pepaya,” bebernya.
Siswanto berharap nantinya dibuat wisata edukasi, karena disini lengkap ada tanaman buah serta ada ayam petelur.
“Masuknya gratis, boleh cicip, kalau beli anggurnya 1 kilogram 70 ribu,” kata Siswanto.
Sementara itu, Zubas asal Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ini rela jauh-jauh untuk beli anggur hijau sekalian dengan sensasi petik langsung di kebunnya.
“Memang itu yang dicari sensasi petiknya, sambil cicip-cicip banyak ternyata rasanya manis jadi borong banyak ini,” tutup Zubas. [ayu/ted]






