Surabaya (beritajatim.com) – Lapangan Karanggayam saat ini berubah secara fungsionalnya. Bangunan mess dan kantor yang berada di area depan kini separuh bangunan tersebut roboh, sedangkan untuk lapangan yang dulunya digunakan sebagai latihan sekolah sepak bola hingga melahirkan pemain Persebaya pun terlihat digunakan sebagai parkir kendaraan roda empat.
Hal ini tentu membuat beragam pertanyanaan di kalangan masyarakat, bahkan tak jarang setiap warga Surabaya memiliki kenangan yang cukup menarik di lapangan yang berada di kawasan Tambaksari, Surabaya.
Aditya Wani, salah satu warga pendatang asal Jember inii sangat menyayangkan kondisi mess dan lapngan Karanggayam itu. Beragam kenangan pun pernah dilakukan di tempat ini mulai melihat para pesepak bola cilik berlatih hingga meliput tim Persebaya berlatih setiap hari.
“Banyak sekali kenangannya apalagi awal saya ke surabaya bisa meliput tim besar Persebaya di lapangan ini, tapi sekarang saya melihat saat ini kondisinya sangat memprihatinkan semoga saja pihak terkait bisa mengembalikan fungsinya semestinya mungkin,” ungkap pria yang kerap disapa Adit.
Sama halnya dengan Saprol, warga Surabaya ini memiliki kenangan dengan lapangan tersebut. Karena dulunya pernah berlatih sepak bola di lapangan Karanggayam.
Namun jika kondisinya seperti ini, sebagai warga Surabaya ia kecewa. “Tentu sangat prihatin, dengan kondisi seperti ini apalagi lapangan Karanggayam punya banyak sejarah dan menghasilkan pemain bintang, semoga segera bisa dikembalikan ke fungsi aslinya,” ungkapnya. (way/suf]






