Banyuwangi (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi resmi menutup tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Hingga, detik terakhir Tanggal 29 Agustus 2024, pukul 23.59 WIB terdapat dua pasangan bakal calon yang akan bersaing di pemilihan bupati dan wakil bupati Banyuwangi.
Di antaranya, Ipuk Fiestiandani yang berpasangan dengan Mujiono. Pasangan calon ini diusulkan secara resmi oleh 14 partai politik, dari 16 partai yang ikut serta mendampingi keduanya dalam pendaftaran ke KPU Banyuwangi.
“Ada penambahan 6 partai politik pengusul Ipuk Fiestiandani dan Mujiono yang sebelumnya 8 partai politik secara resmi memberikan berkas administrasi rekomendasi dukungan. Artinya ada 14 partai yang secara resmi kami terima baik secara langsung berupa fisik lengkap dan melalui aplikasi silon cocok,” ungkap Ketua KPU Banyuwangi, Dian Purnawan, Kamis (29/8/2024) dini hari.
Dari 14 partai politik itu di antaranya, Nasdem, PKS, PDI Perjuangan, PPP, PKN, Gerindra, Golkar, PAN, Partai Ummat, Partai Gelora, Partai Buruh, PSI, Demokrat dan Perindo. Sehingga hanya tersisa dua partai politik yakni Partai Garuda dan Hanura.
“Tambahan 6 partai pengusul tersebut telah kami layani dan teliti berkasnya mulai pukul 19.00 WIB di Aula Demokrasi. Penelitian meliputi berkas fisik dan penyesuaian berkas di silon. Seluruh partai politik itu memang benar-benar dan bersedia mengajukan sesuai dengan apa yang direkomendasikan partai politiknya di tingkat pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusulkan pasangan calon yakni Mochammad Ali Makki Zaini dan Ali Ruchi. Sehingga, sah hanya dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar di KPU Banyuwangi.
“Setelah ini, (besok) bakal paslon akan menjalani tahapan selanjutnya yaitu tes kesehatan di RS Syaiful Anwar, Malang. Seyogyanya dilakukan dua hari, pertama tes kesehatan jasmani dan selanjutnya tes kesehatan rohani,” pungkasnya. [rin/aje]






