Surabaya (beritajatim.com) – Eri Cahyadi-Armuji resmi mendaftar Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2024 ke KPU Surabaya, Rabu, 28 Agustus 2024. Pendaftaran didampingi oleh 18 partai politik pengusung.
“Alhamdulillah hari ini pendaftaran lancar, tadi kami diantarkan seluruh partai pengusung kami, ada 18 partai politik yang mengantarkan kami,” ujar Eri saat konferensi pers di kantor KPU Surabaya.
Cuaca cerah yang menyertai proses pendaftaran juga disoroti oleh Cahyadi. Menurut dia, itu pertanda baik menandakan Surabaya adalah kota yang adem ayem, guyub rukun.
“Semoga cuaca baik ini menjadi pertanda positif bagi perjalanan pemilihan yang akan datang,” ujar Eri.
Eri juga menyinggung perubahan jadwal pendaftaran. Awalnya dijadwalkan pada Selasa, 27 Agustus, tetapi diubah ke Rabu, 28 Agustus pada pukul 09.00 WIB untuk menghindari gangguan lalu lintas.
“Kami mendaftarkan ini dengan harapan yang mengantarkan kami banyak sehingga tidak mengganggu jalan lalu lintas,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Armuji, calon wakil wali kota, menanggapi mengenai kinerja pemerintah sebelumnya dan pemilihan kotak kosong.
“Apa yang kemarin tertunda karena kondisi Covid-19, insya Allah tahun 2025 semua akan terakomodir. Kotak kosong sama enggak ada kotak kosong itu kan sama saja memilih. Itulah yang namanya demokrasi,” ungkapnya.
Armuji juga menegaskan komitmennya untuk tidak menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye. “Setelah ditetapkan, kami tidak akan menggunakan rumah dinas atau mobil dinas selama masa kampanye, dari 25 September hingga 23 November,” tegasnya.
Eri menekankan pentingnya fokus pada kesejahteraan masyarakat Surabaya, tanpa mempermasalahkan adanya lawan politik atau kotak kosong.
“Yang penting kita mensejahterakan warga Surabaya, itu yang lebih penting,” tutupnya. [asg/beq]






