Jombang (beritajatim.com) – Petahana Bupati-Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab-Sumrambah memilih hari pertama untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) setempat, Selasa (27/8/2024).
Saat mendaftar, pasangan ini diantar oleh konvoi para pendukungnya. Sepanjang perjalanan para pendukung ini mengibarkan bendar partai pendukung. Diantaranya, PDIP, PPP, serta Partai Demokrat. Mereka menyusuri Jl KH Wahid Hasyim, lalu ke KPU Jombang yang ada di Jl KH Romly Tamim.
Seluruh berkas persyaratan kemudian diserahkan ke KPU. Pemeriksaan pun dilakukan. Walhasil, seluruh berkas persyaratan pasangan Mundjidah-Sumrambah dinyatakan lengkap. “Sudah kita lakukan pemeriksaan, berkas pasangan Mundjidah-Sumrambah lengkap,” ujar Ketua KPU Jombang Achmad Udi Masjkur.
Mundjidah dan Sumrambah kemudian melakukan konferensi pers di depan kantor KPU Jombang. Munjidah mengatakan, dirinya bersama Sumrambah resmi mendaftar ke KPU karena hendak mengikuti kontestasi Pilkada yang digelar 27 November 2024.
“Alhamdulilah berkas yang kami serahkan ke KPU diterima dan dinyatakan lengkap. Mudah-mudahan ini sebagai langkah kami diberikan kemudahan dan kelancaran. serta memenangkan kontestasi Pilkada 2024,” kata Mundjidah.
Mundjidah juga mengatakan bahwa pihaknya berniat melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukannya selama lima tahun. Karena pasangan ini merupakan Bupati-Wakil Bupati 2018-2023.
“Karena selama lima tahun masih ada kekurangan. Makan akan kita lanjutkan untuk periode lima tahun ke depan. Sehingga bisa menyempurnakan seluruh program dari berbagai sector,” ujar Mundjidah yang didampingi Sumrambah.

Cawabup Sumrambah menambahkan, perjalanan lima tahun yang sudah dilakukannya 2018-2023 tidak lempeng. Karena saat awal menjabat ada wabah Covid-19. Sehingga visi misi yang ia canangkan belum sepenuhnya terealisasi. Masih banyak kekurangan.
“Hal ituah yang membuat semangat kami untuk melanjutkan semua yang kita cita-citakan. Kami punya tekad mendarmakan diri untuk Kabupaten Jombang. Kami melaju dan akan menang,” kata mantan aktivis GMNI ini.
Mengapa memilih hari pertama? Sumrambah mengungkapkan, pasangan Mundjidah-Sumrambah memilih hari pertama karena sudah memiliki persiapan yang cukup dan lengkap. “Target kami menang dalam Pilkada 2024. Hati rakyat Jombang bersama kami,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pasangan petahana mengantongi rekomendasi dari tiga partai pemilik kursi di DPRD Jombang. Yakni, dari PDI-P (10 kursi), Partai Demokrat (6 kursi), serta dari PPP (4 kursi). Sehingga totalnya ada 20 kursi. Selain itu juga mendapat dukungan dari partai non-parlemen, yakni Partai Hanura. [suf]






