Jombang (beritajatim.com) – Guru SMA/SMK yang ada di Kabupaten Jombang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tentang pengelolaan media social (medsos) dan konten kreatif, Senin (26/8/2024). Para pemateri yang dihadirkan dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) setempat.
Acara ini digelar oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim, Wilayah Kabupaten Jombang bersama MKKS SMA/SMK Negeri. Pada sesi pertama ini diikuti 12 SMA Negeri di Jombang, dengan perwakilan bagian kehumasan serta admin dari masing-masing sekolah.
Sejak pagi para peserta sudah memadati salah satu ruangan di sekolah tersebut. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Cabdindik Wilayah Kabupaten Jombang, Sri Hartati. Nampak pula Kasubag TU Cabdindik Ulil Mu’amar, serta Kepala SMA Jogoroto Mu’alim.
Sri Hartati menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar bimtek tersebut. Pasalnya, seiring dengan kemajuan teknologi informasi, pengelolaan medsos sangat penting. Sehingga, dalam admin di masing-masing sekolah tetap bijak dalam mengelola akun lembaganya.
Selain itu juga bisa membedakan mana informasi yang dibutuhkan publik dan yang tidak. “Kami ingin membekali sekolah bagaimana bermedsos yang bagus, sehingga kami mengundang pihak PWI untuk memberi ilmu kepada teman-teman. Sehingga tidak terjebak pada hoaks,” katanya usai membuka kegiatan tersebut.
Wanita berjilbab ini berharap output yang dihasilkan dari pelatihan tersebut dapat memberikan ilmu baru bagi bidang kehumasan sekolah. “Tentang bagaimana narasi sebuah postingan, pengambilan gambar yang menarik, dan apa yang perlu diunggah di media social itu,” katanya.
Kasubag TU Cabdindik Wilayah Kabupaten Jombang Ulil Mu’amar menambahkan, bimbingan teknis ini juga dilatarbelakangi dari perkembangan teknologi dan informasi yang masif ada di berbagai platform medsos.
“Untuk menjawab perkembangan zaman itulah, makanya kami menggelar bimtek pengelolaan medsos. Tentunya, informasi yang bersifat positif yang kita sebarkan. Sehingga bisa membanguna citra positif bagi masing-masing lembaga,” jelas Ulil.
Menurut Ulil, peserta bimtek juga dikhususkan untuk bidang kehumasan sekolah ditambah dengan admin yang secara langsung menjalankan medsos lembaga, sehingga dalam pengelolaanya dapat maksimal.
“Hari ini ada 12 SMA Negeri untuk humas dan admin, juga dari Cabdin juga hadir. Sehingga mereka diharapkan mahir dalam membuat konten-konten di medsos lembaga,” jelasnya.
Kegiatan bimtek pengelolaan medsos lembaga sekolah dengan menggandeng PWI Jombang direncanakan akan digelar pada dua sesi, dimana sesi kedua akan digelar pada Rabu, 28 Agustus 2024 dengan peserta dari humas SMK Negeri setempat.
Sementara itu Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan ersebu. Untuk itu, pemateri yan kompeten di bidangnya diterjukan daam pelatihan tersebut. Tentu saja, dengan materi-materi menarik dan kekinian.
“Peserta juga kita berikan wawasan tentang media arus Utama atau mainstream. Sehingga mereka bisa membedakan antara medsos dengan media mainstream. Karena masing-masing
dalam mendukung kegiatan bimtek, telah menyiapkan pemateri yang mempunyai kompetensi dalam menjawab materi pengelolaan medsos dan juga pengetahuan mengenai media mainstream pada umumnya. Juga bagaimana bermedsos dengan bijak.
“Anggota PWI Jombang kami siapkan sebagai pemateri. Mereka selama ini memang langsung berkecimpung di dunia medsos, dan juga pengetahuan tentang media mainstream. Dalam satu sesi bimtek kami siapkan empat pemateri,” pungkas Mufid. [suf]






