Blitar (beritajatim.com) – Rijanto-Beky bakal melakukan deklarasi dan pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar, Selasa (27/8/2024) besok.
Namun hingga detik detik terakhir jelang dibukanya masa pendaftaran pasangan ini belum juga mendapatkan rekom dari PDIP.
Ya, meski Rijanto menjabat sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar namun ternyata dirinya hingga kini belum mendapatkan rekom dari partainya sendiri.
Meski begitu Rijanto tetap percaya diri bisa mendapatkan rekom dan bakal maju sebagai Cabup Blitar bersama Kaji Beky sebagai Cawabup Blitar.
“Balum,” Jawab Rijanto saat ditanya beritajatim.com mengenai rekom dari PDIP.
Sejatinya Rijanto-Kaji Beky telah mendapatkan rekom dari beberapa partai politik selain PDIP. Partai politik pertama yang memberikan rekom kepada pasangan itu adalah PAN.
Partai politik yang memiliki 5 kursi legislatif di DPRD Kabupaten Blitar itu resmi mengusung Rijanto-Beky sebagai pasangan Cabup-Cawabup Blitar di Pilkada mendatang. Dalam kesepakatan itu, PAN menyodorkan nama Kaji Beky sebagai wakilnya.
Usai PAN, ternyata partai politik lain yang kembali memberikan rekom kepada pasangan Rijanto-Beky. Parpol tersebut adalah Nasdem. Partai yang memiliki 3 kursi di legislatif Kabupaten Blitar itu secara resmi juga melabuhkan dukungannya untuk pasangan Rijanto-Beky.
Namun meski telah 2 partai politik memberikan rekom kepada Rijanto-Beky, namun ternyata hingga kini partai yang menaungi Rijanto belum memberikan rekom. PAN sebagai partai politik pengusung pasangan tersebut optimis PDIP segera memberikan rekom.
“ Insyaallah hari ini mas,” optimisme Ketua desk pilkada DPD PAN Kabupaten Blitar, Miftakhul Huda, Senin (26/8/2024).

Sebenarnya tanpa PDIP pun, pasangan Rijanto-Beky bisa mendaftar sebagai Cabup-Cawabup Blitar di KPU, besok. Pasalnya perolehan suara PAN pada Pileg 2024 lalu sudah memenuhi syarat pendaftaran Cabup-Cawabup di KPU.
Untuk diketahui PAN sendiri memperoleh 72.866 suara atau 7,63 persen suara pada Pileg 2024 lalu. Jumlah itu sudah melebihi ambang batas minimal yang ditetapkan MK yakni 7,5 persen dari DPT.
“ Bisa mas, makanya tetap tanggal 27 Agustus nanti kita daftar,” jawabnya soal andaikan PDIP tidak berikan rekom.
Pasangan Rijanto-Beky sendiri masih mentarget satu partai politik lain untuk bergabung, Parpol tersebut adalah Gerindra. Komunikasi pun terus dilakukan pasangan ini dengan harapan Gerindra bisa bergabung mengusung Rijanto-Beky di Pilkada mendatang.
“ Belum mas sore atau malam nanti ada perkembangan soal Gerindra,” tegasnya.
Terlepas dari apapun kondisinya, PAN telah bertekad tetap akan mendaftarkan Rijanto-Beky ke KPU sebagai Cabup-Cawabup Blitar. Meski tentu akan cukup lucu jika PDIP tidak akan bergabung mendukung Rijanto-Beky. (owi/ted)






