Surabaya (beritajatim.com) – Mungkin masih banyak orang yang belum tahu apa itu Mpox, bagaimana gejala, dan cara mencegahnya? Berikut ini penjelasannya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet, sebagai Kedaruratan Kesehatan Global.
Keputusan ini diambil menyusul lonjakan kasus yang signifikan di beberapa negara, terutama di wilayah Afrika. Di Indonesia sendiri, tercatat sebanyak 88 kasus Mpox dari tahun 2022 hingga 2024.
Pemerintah Indonesia segera merespons dengan meningkatkan kewaspadaan melalui berbagai langkah pencegahan dan penanganan.
Apa Itu Mpox?
Mpox merupakan penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh virus Monkeypox, bagian dari genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, yang juga mencakup penyebab Cacar Air dan Cacar Sapi.
Menurut dr. Nomi Iren Putri, virus ini awalnya terdeteksi pada monyet yang digunakan dalam penelitian, namun kini diketahui juga bisa menular ke manusia, terutama melalui kontak dengan hewan terinfeksi seperti tikus, monyet, dan tupai.
“Meski begitu virus ini juga ditemukan pada hewan lain seperti, tikus dan tupai,” terang dr. Nomi melalui laman YouTube Alodokter diakses Beritajatim.com, Minggu (25/8/2024).
Mpox bisa menular dari manusia ke manusia melalui berbagai cara, termasuk melalui droplet (percikan air liur), kontak langsung kulit ke kulit, hubungan seksual, dan benda yang terkontaminasi virus dari orang yang terinfeksi.
Gejala Mpox
Masih kata dr. Nomi, berikut ini beberapa gejala Mpox yang perlu kamu waspadai agar bisa mendapat penanganan yang cepat dan tepat, di antaranya;
– Muncul Ruam
1-3 hari setelah demam yang berbentuk makula, papul, vesikel pustula, krsuta seperti gambaran penyakit cacar.
– Demam >38°C
– Pembengkakan kelenjar getah bening
– Nyeri otot, sulit menelan, diare, & radang pada genital.
Penularan Mpox
Lanjut penjelasan dr. Nomi, ada beberapa cara Mpox menular ke manusia, di antaranya menular melalui;
– Droplet, menular melalui percikan air liur orang yang sakit Mpox
– Kontak langsung kulit ke kulit, dengan orang yang sakit Mpox.
– Hubungan seksual, dengan orang yang sakit Mpox.
– Benda yang terkontaminasi virus, dari orang yang sakit Mpox.
Cara Mencegah Mpox
– Jika mengalami gejala demam dan ruam, harap memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
– Mematuhi protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun/alkohol dan menggunakan masker.
– Tetap laksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
– Jangan bergonta-ganti pasangan seks, tidak seks sesama jenis apalagi dengan pasangan yang menunjukkan gejala Mpox seperti ruam bernanah di kulit.
“Jadi kalau kamu mengalami gejala-gejala tersebut jangan ragu ya untuk segera memeriksakan dirimu ke dokter. Tujuannya supaya kamu bisa segera mendapatkan penanganan dan terhindar dari kemungkinan komplikasi akibat cacar monyet,” terang dr. Nomi. (fyi/ian)






