Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali gagal memaksimalkan poin usai menyerah 0-1 dari Persita Tangerang, pada laga pekan ketiga Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (24/8/2024).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laksar Sape Kerrab sempat tampil menjanjikan sejak awal laga. Permainan terlihat lebih baik dibanding dua laga sebelumnya, sekalipun mereka belum mampu memecah kebuntuan hingga 45′ menit interval pertama.
Hanya saja sebelum memasuki memasuki laga interval pertama usai, satu pemain tim tuan rumah, Iran Junior justru mendapat hadiah kartu merah dari wasit dan membuatnya harus mengakhiri laga lebih awal.
Bermain dengan 10 pemain pada interval kedua memuat tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sedikit kesulitan mengembangkan permainan, sekalipun beberapa kali mereka mampu memberikan tekanan kepada tim tamu.
Namun Persita justru berhasil memecah kebuntuan berkat gol yang dicetak Marios Ogboe pada menit 71′ meneruskan umpan matang Badrian Ilham. Sekaligus menjadi satu-satunya gol pada laga yang berakhir dengan kemenangan tim binaan Fabio Lafundes.
Bahkan Pelatih Madura United FC, Widodo Cahyono Putro juga memberikan ucapan selamat kepada sang lawan. “Selamat untuk Persita yang sudah memenangkan pertandingan ini, dan kami belum bisa mengamankan poin di kandang,” ungkap Widodo.
“Setelah kartu merah Iran (Junior), permainan berubah. Tapi kami tidak frustasi dan akan terus berjuang untuk pertandingan berikutnya,” sambung juru taktik yang akrab disapa Coach Win.
Sementara gelandang andalan Madura United, Jordi Wehrmann mengaku sudah tampil maksimal sepanjang laga. “Kami sudah memberikan yang terbaik dan ini menjadi evaluasi untuk memperbaiki permainan kedepan,” pungkasnya. [pin/kun]






