Blitar (beritajatim.com) – Kereta Api Malabar relasi Malang – Bandung mengalami gangguan pada lokomotif saat berada di KM 100+8, petak jalan antara Stasiun Kesamben – Stasiun Wlingi pada Sabtu (24/8/2024), pukul 06.55 wib. KA Malabar tersebut tiba-tiba mogok saat berada di jalur rel antara Stasiun Kesamben – Stasiun Wlingi, Blitar.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa mengetahui adanya gangguan, Masinis kemudian berkoordinasi dengan Pusat Pengendali Operasi KA Daop 8 Surabaya untuk meminta bantuan lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Malang. “Perjalanan KA Malabar kemudian dilanjutkan kembali pukul 09.47 wib, dan mengalami keterlambatan 129 menit,” ucapnya.
Luqman Arif menambahkan, sebagai bentuk kompensasi, KAI Daop 8 Surabaya memberikan service recovery kepada pelanggan KA Malabar.
Lebih Lanjut, akibat gangguan perjalanan ini, terdapat 2 KA yang juga mengalami keterlambatan, yakni KA Kertanegara relasi Malang – Purwokerto terlambat 7 menit dan KA Commuterline Penataran relasi Malang – Blitar terlambat 55 menit.
“KAI Daop 8 Surabaya memohon maaf atas adanya gangguan perjalanan KA Malabar relasi Malang – Bandung. Kami akan terus melakukan evaluasi lebih detail agar tidak terulang kembali gangguan perjalanan ini,” pungkas Luqman Arif. (owi/kun)






