Pasuruan (beritajatim.com) – Kebakaran melanda kios soto yang ada di Pasar Poncol Kota Pasuruan, Jumat (23/8/2024) sekitar pukul 13.25 WIB. Tentu saja, suasana panik menyelimuti Pasar Poncol Alun-alun Kota Pasuruan.
Peristiwa nahas ini diduga kuat akibat tumpahan minyak goreng yang mengenai kompor. Api dengan cepat melahap kios milik Fatimah. “Saya langsung panik dan meminta tolong warga sekitar,” ungkap Fatimah saat ditemui di lokasi kejadian.
Asap tebal membubung tinggi, membuat para pedagang dan pengunjung pasar berhamburan menyelamatkan diri. Berkat kepedulian warga, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke kios lain. Mereka bahu-membahu menggunakan alat seadanya untuk memadamkan kobaran api.
“Warga sangat cepat tanggap. Mereka langsung memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan air,” tambah Fatimah.
Akibat kejadian ini, Fatimah mengalami kerugian sekitar Rp2 juta. Kios soto yang sudah menjadi sumber penghidupannya kini tinggal puing-puing.
Tidak hanya kios soto, warung sembako milik Fatmawati yang berada di sampingnya ikut terdampak. Beberapa barang dagangan dan perabotan di warung tersebut rusak akibat terkena panas api.
“Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa membangun kembali kios yang terbakar ini,” ujar Fatmawati.
Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Pasuruan tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah api berkobar. Meskipun api sudah berhasil dipadamkan oleh warga, petugas tetap melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Kami juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” kata Anang, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi para pedagang untuk selalu berhati-hati saat memasak dan memastikan keamanan lingkungan sekitar. Kejadian ini juga menggugah kepedulian masyarakat untuk saling membantu dalam menghadapi musibah. [ada/suf]






