Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan 10.052 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat, Kamis (22/8/2024).
Dari jumlah tersebut, 6.431 sertifikat diserahkan mepada masyarakat Maduran, di Balai Desa Maduran. Sementara 3.621 sertifikat diserahkan kepada masyarakat Laren, di Kantor Kecamatan setempat.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Surat Keputusan Bupati, sudah membebaskan Pungutan Atas Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB).
Hal tersebut mengantarkan Kota Soto sebagai daerah dengan penuntasan PTSL terbanyak sehingga mendapatkan apresiasi dari Kemendagri. Karena selain dari segi kuantitas, PTSL Kabupaten Lamongan juga diapresiasi dari segi kualitas.
“PTSL ini memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan. Maka dari itu Pemkab Lamongan berkomitmen untuk memberikan pelayanan PTSL yang berkualitas dan mudah untuk masyarakat. Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Alhamdulillah Kecamatan Maduran sudah lengkap PTSL,” tuturnya.
Pak Yes menyebutkan, pada tahun 2024 Kabupaten Lamongan memiliki target PTSL sejumlah 40.000 sertifikat hak atas tanah (SHAT), yang terbagi di 83 desa 18 kecamatan. Sedangkan pada tahun 2023 berhasil menuntaskan 101.514 SHAT.
Tidak hanya PTSL, Pak Yes juga menyalurkan bantuan insentif keagamaan kepada 537 tokoh agama di Maduran dan 895 tokoh agama di Laren.
Adapun bantuan kepada kader kesehatan kepada 180 kader kesehatan di Kecamatan Maduran dan 260 kader kesehatan di Kecamatan Laren. Dan paket bahan makanan kepada 25 orang di Kecamatan Maduran dan Laren.
“Bantuan ini tujuannya ialah memberikan motivasi agar seluruhnya dapat optimal dalam menjalankan tugasnya,” kata Pak Yes. (fak/ian)






