Pasuruan (beritajatim.com) – Event tahunan Bromo Marathon kembali digelar pada akhir 2024. Lomba ini diikuti sekitar 1.600 peserta dari 22 negara.
Event akan digelar pada 1 September 2023 ini akan mengusung tema Kasada yang merupakan salah satu tradisi Suku Tengger Bromo. Dalam harfiahnya, Kasada sendiri merupakan bentuk rasa syukur masyarakat dengan berkah dari Sang Pencipta.
“Event ini sudah dilakukan selama 11 kali dan digelar setiap tahunnya. Kali ini Bromo Marathon akan kembali digelar di Kecamatan Tosari. Dengan diadakannya Bromo Marathon ini bisa mendongkrak daya dukung ekonomi dan wisata bagi warga Kabupaten Pasuruan,” jelas Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Tri Widyasasongko, Kamis (22/8/2024).
Hal ini juga dikatakan oleh Pimpinan Bank Jatim Pusat, Iqbal yang mengatakan baawa hal ini bisa mengangkat brand image dari Gunung Bromo. Meningat Gunung Bromo merupakan icon destinasi wisata di Jawa Timur.
“Kita semua tau bahwa event marathon ini belakangan sudah viral sekali di sosial media. Sehingga kami mengharap bisa mampu meningkatkan produk Bank Jatim dan mampu berjalan dengan sukses,” kata Iqbal.
Sementara itu, Kepala Bakorwil Jatim III Malang Provinsi Jawa Timur, Asep Kusdinar juga menegaskan bahwa pemerintah akan hadir dan mensuport kegiatan ini. Hal ini dikatakan, selain meningkatkan kesehatan namun dalam event ini juga dilakukan untuk meningkatkan budaya dan ekonomi.
“Kita harus support budaya dan peningkatan ekonomi di Jawa Timur khususnya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan ini,” ungkap Asep. [ada/beq]






