Sidoarjo (beritajatim.com) – Kebakaran besar melanda Pasar Krian pada Selasa pagi (20/8/2024), menghanguskan ratusan kios dalam waktu singkat. Api yang awalnya muncul di salah satu kios dengan cepat menyebar ke kios-kios lainnya, menyebabkan asap tebal membumbung tinggi di atas pasar.
Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran ini telah melahap ratusan kios di lantai satu dan dua pasar tersebut. Beragam barang dagangan, seperti perhiasan, peralatan rumah tangga, dan pakaian, habis terbakar dalam insiden ini.
Eva (36), seorang pedagang di lantai satu, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul sekitar pukul 04.00 pagi. “Api tiba-tiba muncul dari lantai satu lalu merambat ke lantai dua,” ujarnya, Selasa (20/8/2024).
Kebakaran ini dengan cepat membesar, terutama di kios-kios yang menjual barang kelontong di lantai satu dan pakaian di lantai dua. Asap tebal dan kobaran api yang semakin besar membuat suasana semakin mencekam.
Meski api berkobar hebat, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Banyak pedagang yang saat itu sudah berada di pasar mencoba menyelamatkan barang dagangan mereka sebelum api semakin besar.
Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Krian, Sholikhuddin, menyatakan bahwa pihaknya langsung merespons kejadian ini dengan cepat. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dari seluruh pos di Sidoarjo dikerahkan untuk memadamkan api.
“Lima unit dari DPKP Surabaya juga diturunkan untuk membantu, karena api semakin tidak terkendali,” kata Sholikhuddin. Hingga saat ini, akses jalan menuju Pasar Krian masih ditutup oleh petugas kepolisian untuk memudahkan proses pemadaman.
Insiden ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat besar, terutama bagi para pedagang yang kehilangan mata pencaharian mereka dalam sekejap. (isa/ted)






