Banyuwangi (beritajatim.com) – Tahun ini, Pemkab Banyuwangi kembali merekrut pegawai baru melalui jalur resmi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Jumlah lowongan yang tersedia yaitu hanya 89 orang dengan dua formasi.
Di antaranya, untuk formasi tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 36 dan 53 formasi untuk tenaga teknis.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan semua proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel. Proses seleksi menggunakan tes berbasis online melalui computer assisted test (CAT) di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Tidak ada yang bisa titip-menitip peserta agar bisa lolos. Tidak ada kekuatan orang dalam. Semuanya transparan, berbasis CAT, tidak ada yang bisa intervensi,” terangnya.
Kuncinya, kata Ipuk, calon peserta CPNS harus mempersiapkan diri dengan baik. Selain itu juga tidak percaya pada oknum tentang rekrutmen tersebut, karena itu dipastikan palsu.
“Jangan percaya dengan orang yang mengklaim bisa membantu meloloskan jadi PNS. Kalau ada yang mengaku bisa meloloskan dan meminta imbalan, langsung laporkan ke kepolisian karena itu pasti penipuan,” tegas Ipuk.
Kepala Badan kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), Ilzam Nuzuli, menambahkan untuk tahapan seleksi pendaftaran CPNS dibuka mulai 20 Agustus hingga 6 September 2024. Untuk informasi lebih detail, pendaftar bisa langsung melihat situs Badan Kepegawaian Negara melalui https://sscasn.bkn.go.id.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), mulai 16 Oktober hingga 14 November 2024. Sementara pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 9-20 Desember 2024. (rin/ian)






