Jember (beritajatim.com) – Kampanye untuk mencoblos kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai muncul di media sosial. Pilkada Jember memang berpotensi diikuti calon tunggal, yakni pasangan Muhammad Fawait-Djoko Susanto, karena tujuh partai parlemen sudah merekomendasikan.
Kampanye kotak kosong paling terlihat muncul dari komentar-komentar terhadap berita Beritajatim.com berjudul Fawait-Djoko Bakal Lawan Kotak Kosong dalam Pilkada Jember, yang diunggah di grup Facebook Info Warga Jember, Jumat (15/8/2024).
Akun beridentitas Munawirul Huda mengatakan: ‘Aku milih kotak kosong aja‘, yang disukai enam akun.
Akun Wahyu Setiawan menulis komentar: ‘Yg bagus di tenggelamkan yg masih abu2 di junjung…politik kotor dari atas sampai daerah sudah di kuasai….welcome otoriter jilid dua….pesta pora koruptor karna cinta cak nah…’
Imam Arifin Gozali bertanya: ‘Bisa milih kotak kosong kan kalo gaada lawannya ya?’ Pertanyaan ini disahuti Ginanjar Mohammad: ‘bisa mas. Yuk pilih kotak kosong saja’.
“Lebih baik memilih kotak kosong. Di jember memang aneh,yg udah terbukti malah partainya ketakutan ketika akan dua periode,alhasil segala cara di lakukan demi menjegal petahana,” demikian komentar Cak Por Ipung.
Ning Luluk Masluchah menyebut, rekom partai bukan jaminan untuk dipilih rakyat. Ia berpendapat: ‘Siapapun yang kelak menjadi Bupati jember, tentunya kita memiliki harapan yang sama terhadap Bupati yang terpilih. Menanggapi Isi postingan ini, tentunya kita semua Sepakat kalau Masyarakat yang memiliki hak tertinggi dalam menentukan pilihannya di Dalam Bilik TPS nantinya. Rekom Partai bukan berarti masyarakat tunduk atau mengikuti pilihan Partai.’
Menanggapi fenomena tersebut, Fawait menegaskan, tidak pernah menyatakan keinginan menghadapi kotak kosong dalam pilkada. “Kami siap. Mau tiga pasang, mau dua pasang, atau satu pasang,” katanya, Sabtu (17/8/2024) malam.
Fawait menilai kampanye pemenangan kotak kosong di media sosial adalah dinamika politik. “Itu bagian dari pesta demokrasi. Maka sah-sah saja. Tapi saya yakin, dengan semua partai bersama kami, insyaallah cinta rakyat bersama kami juga,” katanya. [wir]






