Pacitan (beritajatim.com) – Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memilih Pacitan, kampung halamannya, sebagai tempat untuk merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.
SBY tiba di Pacitan pada Kamis sore, ditemani oleh ratusan anggota rombongan dari Cadaka Dharma Puncak Tidar, sebuah kelompok yang merupakan bagian dari pengalaman militernya sejak tahun 1973.
Pada hari pelaksanaan upacara, SBY hadir di Pendopo Kabupaten Pacitan sekitar pukul 09.15 WIB. Ia mengenakan setelan hitam lengkap dengan peci nusantara dan sejumlah pin kehormatan yang menghiasi dadanya.
Penampilan berwibawanya terlihat semakin berkesan dengan senyum lebar yang tidak lepas dari wajahnya sepanjang upacara.
Setelah upacara berakhir, SBY mengungkapkan rasa bangga dan harunya terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
“Saya sangat bangga dan terharu melihat bagaimana upacara HUT RI di Pacitan ini digelar. Kualitasnya tidak kalah dengan yang ada di Istana Negara,” ujar SBY dengan penuh semangat.
Selain itu, SBY juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan upacara, termasuk petugas upacara, paskibraka, panitia, para penampil tari dan musik, serta cuaca yang sangat mendukung.
“Semua berjalan dengan sangat baik,” tambahnya sambil tersenyum sebelum melangkah menuju lapangan untuk berfoto bersama para pengisi acara.
Kehadiran SBY di Pacitan tidak hanya menjadi momen spesial bagi dirinya, tetapi juga bagi masyarakat Pacitan yang merasa terhormat dengan kehadiran mantan presiden mereka. Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, juga menyampaikan rasa terima kasihnya,
“Mewakili masyarakat Pacitan, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak SBY yang telah berkenan hadir langsung dalam upacara di Pacitan,” ujar Indrata saat diwawancarai usai upacara. (sul)






