Magetan (beritajatim.com) – Ratusan pendaki memadati jalur Pendakian Cemoro Sewu di Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (16/8/2024). Mereka hendak merayakan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di Puncak Gunung Lawu.
Salah satunya Yudha Yuniarta Kusuma Wardana. Pendaki asal Madiun ini mengatakan dirinya memang ingin healing. Sekaligus, mengantarkan sang adik yang pertama kali mendaki gunung.
“Saya murni ingin rekreasi ya. Ini mengajak adik yang pertama kali mendaki gunung. Kalau mungkin di Puncak Gunung Lawu nanti ada upacara Hari Kemerdekaan ya nanti mungkin menonton ya,” kata Yudha saat berangkat dari Pos Cemoro Sewu.
Yudha mengaku sudah tujuh kali mendaki gunung. Pun, setelah lima tahun terakhir mendaki Gunung Lawu, baru kali ini dia mendaki Gunung Lawu lagi.
Sementara, Rachel Suci Oktaviani mengaku ingin mengikuti Upacara di Puncak Gunung Lawu pada Sabtu (17/8/2024). Dia berangkat dari Solo bersama tiga orang rekannya. “Inginnya kan ikut Upacara Hari Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu. Saya datang ke sini terus registrasi terus naik,” kata Rachel.
Sebelumnya, dia mengaku hanya tektok atau naik langsung turun. Namun, di momen Hari Kemerdekaan ini, dia dipastikan camping. Kemudian, ikut upacara pada Sabtu pagi. “Ya ini momen yang ingin kami rasakan. Ini pertama kalinya saya mau ikut Upacara Hari Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu,” terangnya.
Terpisah, Asisten Perhutani BPKH Lawu Selatan Ds Haji Santoso mengatakan antusiasme pendaki jelang Hari Kemerdekaan. Biasanya ada upacara di Puncak Hargo Dumilah. Pihaknya menyiapkan sejumlah petugas untuk mengamankan jalur pendakian untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pendaki.
“Kami melibatkan TNI, Polri, Relawan Paguyuban Giri Lawu, dan Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH). Masing-masing pos kami siagakan petugas sampai di puncak,” kata Haji Santoso.
Total per 16 Agustus 2024 pukul 14.00 WIB, sudah ada 230 orang pendaki yang naik. Diperkirakan sampai malam hari mencapai 800 orang. Santoso mengingatkan agar para pendaki agar membawa peralatan lengkap.
“Cuaca cerah. Tapi karena hawanya ini dingin, maka kami mengharap peralatan para pendaki ini lengkap. Kami mengimbau mereka agar menjaga diri agar tidak mengalami hipotermia,” pungkasnya. [fiq/suf]






