Jombang (beritajatim.com) – Puluhan peserta gerak jalan di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI tidak sadarkan diri atau pingsan, Kamis (15/8/2024) siang.
Mereka kemudian dibawa ke tepi untuk mendapatkan pertolongan. Sejurus kemudian petugas Kesehatan yang membawa ambulans tiba. Para pelajar yang pingsan tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mojoagung.
Mereka mendapatkan bantuan oksigen. Karena peserta gerak jalan yang pingsan tersebut mengeluhkan gejala sesak nafas. Sebagian besar yang jatuh pingsan adalah peserta dari kalangan pelajar.
Para peserta ini tidak kuat panasnya sinar matahari. Sehingga belum sampai garis finish, para peserta tersebut tumbang. Mengingat banyaknya peserta yang pingsan, ambulans hilir mudik mengangkut mereka. Suara sirine maraung-raung di lokasi.
Gerak jalan ini diikuti oleh kalangan pelajar dan masyarakat umum. Jumlahnya, sebanyak 168 regu. Start dimulai dari makam Sayid Sulaiman Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung. Mereka bergerak ke utara, lalu belok ke barat hingga sampai Jl Raya Mojoagung-Sumobito.
Dari situ kemudian belok ke selatan. Nah, sampai traffic light (TL) Gambiran belok timur hingga finish di lapangan Alun-alun Cemara Desa Miagan Kecamatan Mojoagung. Dari rute tersebut, para peserta gerak jalan menempuh Jarak 7 kilo meter lebih. Gerak jalan mulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga berakhir magrib.

“Peserta yang pingsan sekitar 35 anak. Mereka rata-rata perempuan dari kalangan pelajar. Mereka dibawa ke Puskesmas Miagan Mojoagung dan RS PKU Mojoagung. Pesertanya, anak sekolah dan masyarakat umum,” ujar anggota Koramil Mojoagung Sertu M Tubasir.
Tubasir mengungkapkan, peserta yang pingsan karena cuaca panas yang menyengat. “Sehingga tidak sampai garis finish, mereka sudah pingsan. Rata-rata sesak nafas. Makanya tenaga medis memberikan bantuan oksigen,” pungkasnya. [suf]






