Surabaya (beritajatim.com) – Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin siap menyambut hari jadinya yang pertama.** PT Perusahaan Gas Negara (PGN) telah berhasil mengalirkan gas bumi ke sejumlah titik penting di IKN, termasuk rumah dinas menteri, istana negara, dan sejumlah gedung pemerintahan lainnya. Langkah ini merupakan tonggak penting dalam penyediaan infrastruktur energi di ibu kota baru.
Gas bumi yang disalurkan menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) melalui tabung Gaslink Cylinder. Metode ini dinilai efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan gas di tahap awal pembangunan IKN. Selain itu, PGN juga tengah membangun jaringan pipa gas sepanjang 61,1 kilometer untuk mendukung pasokan gas jangka panjang.
Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, mengungkapkan bahwa penyediaan gas bumi di IKN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Gas bumi dinilai sebagai energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan dibandingkan dengan energi fosil lainnya. Selain itu, ketersediaan gas bumi di dalam negeri juga dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi.
Kehadiran gas bumi di IKN diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, seperti ; Untuk menunjang aktivitas pemerintahan, dimana gas bumi akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di berbagai gedung pemerintahan dan fasilitas publik.
‘Mendukung pertumbuhan ekonomi dimana Ketersediaan gas bumi akan menarik investasi di berbagai sektor, seperti industri dan pariwisata. Gas bumi akan memberikan akses terhadap energi yang bersih dan efisien bagi masyarakat IKN,” tambahnya.
Ditambahkan kedepan, PGN akan terus berupaya memperluas jaringan distribusi gas bumi di IKN. Perusahaan juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan pemanfaatan gas bumi yang optimal dan berkelanjutan.[rea/aje]






