Pamekasan (beritajatim.com) – Skuat Madura United FC berpotensi hanya menggunakan satu stadion sebagai homebase, saat menjamu tim kontestan pada kompetisi resmi musim depan.
Padahal sebelumnya tim berjuluk Laksar Sape Kerrab, menggunakan dua stadion berbeda sebagai kandang saat menjamu tim lawan di Madura, yakni Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dan Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan.
Hanya saja stadion milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, yakni Stadion Gelora Madura, saat ini tengah dalam proses renovasi yang dimotori Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR-RI).
Namun hingga saat ini stadion yang terletak di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, masih belum sepenuhnya tuntas khususnya pada sektor rumput lapangan yang tengah dalam proses pengerjaan.
Sekalipun proses awal renovasi, stadion tersebut dijadwalkan tuntas pada akhir Agustus 2024. “Seperti sebelumnya jika kita akan tetap menggunakan dua stadion berbeda untuk menjamu tim lawan di Madura, yakni SGB dan Stadion Rato Pamelingan Pamekasan,” kata Manajer Madura United FC, Umar Wachdin, Rabu (7/8/2024).
“Namun saat ini kondisi Stadion Pamelingan, masih dalam progres renovasi dan tidak menutup kemungkinan bisa selesai sesuai target akhir Agustus 2024. Apalagi progres renovasi juga pada sektor rumput yang tentunya membutuhkan waktu relatif lama,” ungkapnya.
Hanya tidak menutup kemungkinan, timnya tetap mendaftarkan dua stadion sebagai kandang guna menjamu lawan di kompetisi resmi musim depan. “Nanti kita lihat beberapa hari kedepan, sementara kami masih dalam status wait and see,” pungkasnya.
Saat ini tim binaan Pelatih Widodo Cahyono Putro, tengah fokus menjalani latihan bersama di SGB Madura, mereka kembali melakukan pemusatan latihan pasca gagal tampil maksimal pada ajang pra musim Piala Presiden 2024 lalu. [pin/aje]






