Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri yang baru saja mengalami musibah kebakaran. Bantuan berupa uang senilai Rp700 juta untuk renovasi bangunan yang terbakar.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur Akhmad Sruji Bakhtiar menyerahkan bantuan tersebut kepada keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo yang diwakili Ketua Ponpes Lirboyo Agus H. Adibussholeh Anwar (Gus Adib) dan Yasin Mustofa (Gus Yasin).
Kakanwil Kemenag Jatim menyatakan turut berduka dan prihatin atas peristiwa yang terjadi Ponpes Lirboyo Kota Kediri tersebut. Peristiwa kebakaran itu sendiri tidak sampai memakan korban jiwa.
“Berangkat dari keprihatinan tersebut dan juga tanggung jawab untuk bersama-sama memberikan layanan yang terbaik bagi para santri, Kemenag RI menyampaikan bantuan pada Ponpes Lirboyo,” tutur Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bakhtiar saat menyerahkan bantuan tersebut.
Masih kata Akhmad Sruji Bakhtiar, total bantuan sebesar Rp700 juta. Dari jumlah itu, Rp650 juta berasal dari Kemenag RI dan Rp50 juta dari Kemenag Jatim.
“Semoga bisa membantu untuk merenovasi kembali atau membangun kembali (bangunan) yang terbakar. Ini semata-mata karena kita ingin memberikan layanan terbaik kepada para santri yang sedang menuntut ilmu,” imbuhnya.
Kasubdit PDMA Kemenag RI Mahrus El-Mawa mengatakan, negara wajib ikut hadir atau membantu mengingat Ponpes Lirboyo Kediri sudah berusia lebih dari satu abad.
“Semoga bantuan ini jadi stimulan. Ini murni arahan dari Menteri Agama. Kami ikut prihatin atas musibah terjadi. Mudah-mudahan Allah menggantikan lebih baik lagi,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, rumah kasepuhan almarhum KH Marzuqi Dahlan yang berada di komplek Ponpes Lirboyo Kediri mengalami kebakaran, pada Senin siang (5/8/2024). Kebakaran tersebut ditengarai akibat korsleting listrik.
Berdasarkan keterangan para saksi, sempat terdengar suara letupan dari salah satu ruangan. Sementara api dapat dipadamkan dalam waktu yang tidak lama, sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain.
Ketua Ponpes Lirboyo Kota Kediri Gus Adib menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada santri yang jadi korban. Hanya batuk-batuk saja ata sesak nafas sedikit karena asap tapi semuanya sudah tertangani dengan baik. Kami mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pemadaman,” tutupnya. [nm/aje]






