Jember (beritajatim.com)- Jember Fashion Carnaval menyampaikan pesan penting bagi umat manusia. Bumi dalam bahaya!
Pesan itu dibingkai dalam defile fesyen bertema Climate Change dalam grand carnival JFC di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (4/8/2024).
Bumi terancam bahaya perubahan iklim akibat ulah manusia sendiri. Polusi dan bencana alam semua karena ulah manusia sendiri.
Maka JFC menyerukan pesan agar manusia mulai bertindak menyelamatkan bumi. Saatnya menjadikan bumi sehat dan kuat bagi anak cucu kita.
JFC ke-22 kali ini membawakan tema Algorithm yang diterjemahkan dalam sepuluh defile. Selain tema Jember, sembilan defile lainnya bertema Wayang, Chess, Versailles, Media, Beta Fish, Climate Change, Zodiac, Fairy, dan Rio Carnaval.
JFC yang diprakarsai oleh Dynand Fariz ini menempuh jarak 3,6 kilometer diawali dari Jalan Sudarman hingga depan GOR PKPSO Jember. Setiap tahun JFC mengusung tema yang berbeda, yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia serta isu-isu global. Dengan 10 defile yang tampil setiap tahun, JFC diikuti ratusan orang dari berbagai latar belakang kelompok sosial. [wir/aje]






