Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-77 tahun 2024, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menggelar pameran bertajuk The 11th Koperasi, UKM Expo 2024. Acara yang berlangsung selama lima hari mulai tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus 2024 di Grand City Surabaya ini menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memamerkan produknya dan mendapatkan akses pembiayaan.
Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 juta oleh bankjatim kepada salah satu nasabahnya, Usnida Musalamah. Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah bankjatim, R. Arief Wicaksono, menjelaskan bahwa dukungan pembiayaan seperti KUR sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“bankjatim berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi UMKM di Jawa Timur. Kami berharap dengan penyaluran KUR ini, UMKM dapat mengembangkan usahanya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arief.
Sampai dengan Triwulan I 2024, kredit bankjatim telah tumbuh 18,76% (year-on-year) menjadi Rp56,9 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kredit produktif, terutama pada segmen mikro, ritel, dan menengah. Untuk mempermudah akses pembiayaan, bankjatim juga telah meluncurkan platform digital Jatim Kilat yang telah memberikan persetujuan kredit sebesar Rp1,97 triliun pada Triwulan I 2024.
Selain pameran produk UMKM, K-UKM Expo 2024 juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti business matching, workshop, dan talkshow. Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Jawa Timur, Joko Irianto, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mendorong transformasi UMKM agar lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Dengan menerapkan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), UMKM dapat membangun bisnis yang lebih tahan terhadap risiko dan menciptakan solusi inovatif,” ujar Joko. [rea/beq]






