Jember (beritajatim.com) – Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasional Demokrat berkoalisi merekomendasikan pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dengan demikian pasangan Fawait dan Djoko menguasai dukungan 24 kursi di DPRD Jember, melebihi 10 kursi yang menjadi syarat minimal pencalonan. Gerindra memiliki sepuluh kursi, PKB memiliki delapan kursi, dan Nasdem memiliki enam kursi.
Menanggapi rekomendasi dari tiga partai ini, Fawait tidak berkomentar banyak. “Saya berstatement ketika deklarasi. Hari ini biar Mas Dima dulu (Dima Ahyar), Ketua Rumah Cinta,” katanya kepada Beritajatim.com, Jumat (2/8/2024).
Dima yang juga pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jember ini mengatakan, surat rekomendasi untuk Fawait-Djoko sepenuhnya menjadi kewenangan parpol yang menentukan, menimbang, dan memilih.
“Ada sejumlah nama yang masuk dan diusulkan sebagai cawabup, termasuk Pak Djoko Susanto. Bila nama tersebut yang dipilih oleh parpol yang mengeluarkan rekomendasi kami, kira parpol-parpol tersebut tentu telah memiliki alasan yang cukup baik dan kuat,” kata Dima.
Fawait adalah politisi Partai Gerakan Indonesia Raya yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Jawa Timur. Pria kelahiran Jember, 8 Februari 1988, ini adalah alumnus Fakultas Universitas Airlangga Surabaya dan pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam.
Fawait telah menjadi anggota DPRD Jatim sejak 2014. Pemilu 2024 mengukuhkannya menjadi anggota DPRD Jatim untuk ketiga kalinya dari Daerah Pemilihan Jember-Lumajang.
Sementara itu Djoko Susanto adalah mantan kepala Kantor Pertanahan atau Badan Pertanahan Nasional Jember. Dia sempat mencalonkan diri menjadi bupati dalam Pilkada Jember 2020 dan didukung Gerindra dan PKB.
Namun sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum, dua partai itu menarik diri dan mendukung calon lain. Gerindra mendukung Hendy Siswanto dan PKB mendukung Abdussalam. Akhirnya Djoko gagal mencalonkan diri menjadi bupati. Namun kiprah politiknya dilanjutkan putranya, Edo Rahmanta Ersu Putra, yang terpilih menjadi anggota DPRD Jember 2024-2029 mewakili Daerah Pemilihan Jember 5 dari Gerindra. [wir]






