Banyuwangi (beritajatim.com) – Salah satu program Pemkab Banyuwangi yang mendapat perhatian lebih yakni beasiswa Banyuwangi Cerdas. Terutama bagi mereka lulusan SMA yang akan melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi atau universitas.
Beasiswa Banyuwangi Cerdas tersedia bagi mereka semua yang masuk sejumlah kategori. Di antaranya, diperuntukkan bagi anak-anak muda berprestasi dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, dan disabilitas berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa, untuk itu perlu menjamin pendidikan mereka, untuk bisa meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (31/7/2024).
Saat ini tercatat 3.647 penerima manfaat sejak diluncurkan pada 2011. Di antaranya terdiri dari 2.785 orang penerima manfaat dari jalur Bidik Misi, dan 862 orang penerima manfaat beasiswa insidentil.
Melisa Purnamasary salah satunya. Alumni MAN 3 Banyuwangi itu mendapatkan beasiswa Banyuwangi Cerdas pada 2020. Saat ini dia telah menyelesaikan masa studinya di Fakultas Pendidikan Agama Islam, UIN Jember.
Sebagai kontribusi telah mendapatkan beasiswa, Melisa melakukan pengabdian mengajar di SDN 5 Kebunrejo, Kalibaru dalam program Banyuwangi Mengajar.
“Bentuk terima kasih bisa jadi sarjana, saya akan mengajar di sekolah yang jauh dari perkotaan. Saya akan memotivasi anak-anak SD, bahwa selama kita rajin dan tekun pasti ada jalan untuk meraih cita-cita, meski kita dari keluarga tidak mampu,” ujar Melisa yang merupakan anak nelayan. (rin/ian)






