Blitar (beritajatim.com) – Tjutjuk Sunario resmi memperoleh surat tugas Pilkada Bliar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar dari Partai Gerindra. Dengan keluarnya surat tugas tersebut jalan Tjutjuk untuk maju di Pemilihan Bupati Blitar kian terbuka lebar.
Diketahui Tjutjuk Sunario memang serius maju di Pilbup Blitar mendatang. Politisi yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Wali Kota Blitar itu, diketahui telah mendaftar ke sejumlah partai politik di Kabupaten Blitar, seperti Gerindra hingga Demokrat.
“Ya memang benar Gerindra sudah mengeluarkan surat tugas untuk pak Tjutjuk,” ungkap Wakil Ketua DPC Gerindra, Tomi Gandhi Sasongko, Selasa (30/7/2024).
Dalam surat tugas yang keluar tertulis penugasan Tjutjuk Sunario sebagai Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Blitar. Itu artinya belum ada penugasan spesifik kepada Tjutjuk Sunario.
Dengan demikian peluang Tjutjuk maju sebagai Wakil Bupati Kabupaten Blitar pun masih terbuka lebar. Pasalnya Gerindra memang tidak bisa mengusung calon sendiri lantaran perolehan kursi DPRDnya hanya 7.
Gerindra pun berharap dengan keluarnya surat tugas ini, Tjutjuk Sunario bisa dilirik oleh PDIP. Harapannya tentu Gerindra dan PDIP bisa berkoalisi di Pilkada Blitar 2024 mendatang.
“Kami tetap tegak lurus dengan perintah partai. untuk Pak Tjutjuk siapa tahu bisa berjalan bersama dengan PDIP,” imbuhnya.
Saat ini kondisi politik di Kabupaten Blitar memang lebih adem ayem jika dibandingkan dengan Kota Blitar. Hingga sekarang juga belum ada kejelasan siapa yang bakal diusung oleh PDIP.
Jika kondisi ini terus berjalan maka tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi calon petahana. Disaat partai lain masih disibukkan untuk penentuan calon, sang petahana Rini Syarifah dan PKB terus melaju untuk mengenalkan visi misinya ke masyarakat.
Lantas apakah Gerindra dan PDIP akan berkoalisi di Pilbup Blitar mendatang. Gerindra sendiri masih membuka semua opsi komunikasi politik termasuk ke PDIP.
“Kalau arahannya di Blitar itu untuk berjalan dengan PDIP namun semua masih terbuka, politik itu dinamis,” pungkasnya. [owi/aje]






