Lamongan (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan telah menuntaskan proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024.
Proses Coklit dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) selama satu bulan. Terhitung mulai tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024.
Komisioner KPU Lamongan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Achmad Shohib, mengatakan data keseluruhan yang sudah ter-Coklit sebanyak 1.056.229.
“Dari jumlah tersebut, data yang sesuai, artinya nama, alamat dan pain sebagainya sudah cocok, yakni 964.026,” kata Shohib, Kamis (25/72024).
Sementara data yang tidak memenuhi syarat (TMS) ada lebih dari 20 ribu. Jumlah tersebut terdiri dari bebagai faktor, antara lain meninggal dunia, data ganda, dan teridentifikasi sebagai TNI/Polri.
Untuk data calon pemilih yang terkonfirmasi meninggal dunia, langsung dilakukan pencoretan. Sedang untuk kasus data ganda, maka dilakukan kroscek terlebih dahulu datanya dan dokumen pendukungnya, sekaligus konfirmasi ke pihak bersangkutan. Begitu juga dengan yang tercatat sebagai anggota TNI/Polri.
Selain itu, dalam proses Coklit juga ditemukan sebanyak 53.937 pemilih baru, serta sebanyak 20.380 pemilih yang melakukan perubahan data.
“Perubahan data yang dimaksud adalah yang tadinya ada kesalahan dalam penulisan nama, misalnya kurang satu huruf, lalu salah jenis kelamin dan lainnya, kemudian dibetilkan,” kata Shohib.
Lebih lanjut Shohib mengungkapkan, data dari Coklit tersebut masih bersifat sementara. Saat ini masih dilakukan pencermatan di tingkat Panitia Pemungutan Suara Tingkat Desa (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Ini masih sementara, karena nanti kalau ada masukan dari Bawaslu dan sebagainya, bisa diperbaiki lagi. Jadi ini masih sementara,” tuturnya. [fak/aje]






