Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati melakukan Launching Inovasi di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Senin (22/7/2024). Ada tiga aplikasi inovasi yang dilauching dalam kesempatan tersebut yakni Super Apps Mojosakti, ASN Tumbas Duk UMKM dan Talangan Heppi.
Asisten Administrasi Umum, Setdakab Mojokerto, Siswadi dalam laporannya mengatakan, inovasi Super Apps Mojosakti akronim dari Mojokerto Satu Aplikasi Semua terlayani merupakan flatform digital yang menggabungkan berbagai layanan publik dalam satu wadah Aplikasi. “Aplikasi Super Apps Mojosakti dibangun dalam rangka untuk menjawab kebutuhan peningkatan layanan publik dan menggabungkan berbagai program aplikasi,” ungkapnya.
Sehingga dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan layanan publik yang mudah, layanan publik yang dapat di contoh dengan murah, cepat dan sekaligus akurat. Beberapa fitur layanan publik telah diakomodasi dan telah di install dalam satu aplikasi Super Apps Mojosakti meliputi fitur layanan administrasi kependudukan, fitur layanan permohonan informasi tata ruang, informasi cuaca dan berita Kabupaten Mojokerto serta live streaming.
“Sedangkan beberapa layanan atau fitur publik yang meliputi layanan kesehatan, perpajakan, perizinan, ketenangan segera akan diintregasikan secara bertahap. Aplikasi ASN Tumbas Duk UMKM akronomi dari Gerakan ASN Tumbas produk UMKM lokal Mojokerto merupakan aplikasi pengembangan materplace Tumbas yang telah diresmikan oleh Bupati Mojokerto pada tanggal 22 April 2022 yang sampai dengan saat ini terus beroperasi dan dikembangkan,” katanya.
Aplikasi ASN Tumbas Duk UMKM dibangun untuk menjawab kebutuhan peningkatan penyelenggaraan peran publik serta sebagai upaya strategis dalam merespon dan mendukung melaksanakan program nasional yang berdampak seperti peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan pengendalian inflasi sebagau sebuah gerakan bersama. Aplikasi ini sasarannya adalah ASN Tumbas di seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Mojokerto.
“Inovasi Talangan Heppi akronim dari talangan hemat pakai pembayaran tempo satu bulan merupakan aplikasi layanan yang digunakan ASN dalam rangka memanfaatkan program dana talangan, transaksi pembayaran oleh pihak lain dengan tempo satu bulan. Launching ini dalam rangka pengembangan berikutnya dibangun aplikasi yang baru, baik ASN tumbas termasuk juga aplikasi Talangan Heppi. Ini semua untuk mempermudah kita dalam rangka memanfaatkan aplikasi Tumbas yang saat ini sudah berjalan,” ujarnya.
Pelaksanaan launching tersebut sebagai wahana pengembangan dan sosialisasi bahwa di Kabupaten Mojokerto telah dioperasionalkan sebuah sistem aplikasi terkait dengan layanan publik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Mojokerto. Tujuannya yakni dalam rangka untuk meraih suatu keberhasilan pelaksanaan aplikasi publik yang mudah, cepat dan akurat.
Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, inovasi tersebut rencananya akan dilaunching pada bulan Agustus 2024 besok. “Berhubung kita mendapatkan apresiasi dan masuk 10 besar untuk diberikan kesempatan dalam verifikasi di lapangan oleh tim dari Kemenpan RB RI. Ini bentuk apresiasi untuk kita, dengan apresiasi ini saya yakin tim Disperindag Kabupaten Mojokerto akan bekerja lebih keras lagi,” tegasnya.
Masih kata Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, ada capaian-capaian kinerja yang nanti akan dipertangungjawabkan. Salah satunya dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Inovasi tersebut akan terus dipantau karena berhubungan dengan pergerakan ekomoni di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, saat ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto hampir 50 persen memanfaatkan pariwisata dan perdagangan.
“Kita membantu masyarakat Kabupaten Mojokerto tidak dengan uang tapi membantu dengan membeli produk-produknya. Maka sampailah kita di ASN Tumbas produk UMKM lokal Kabupaten Mojokerto. Ada 1 ribu sekian ASN di Kabupaten Mojokerto, guru dan tenaga pendidikan, saya minta untuk disosialisasikan ke semua ASN karena mereka harus dounlowd aplikasi Tumbas. Saya tidak mau ada satu pun ASN yang tidak tersosialisasi,” harapnya.
Ditambah dengan aplikasi Talangan Heppi dan Super Apps Mojosakti. Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan dari Tim Penilai Lapangan Independen dari Kementrian PANRB menilai tiga aplikasi inovasi milik Pemkab Mojokerto. Bupati berharap Disperindag Kabupaten Mojokerto diberikan kesempatan.
“Ini kan sudah masuk 10 besar, mudah-mudahan aplikasi milik Pemkab Mojokerto masuk lima besar dalam penilaian aplikasi inovasi oleh Kemenpan RB RI. Kepada seluruh tim saya, khususnya pejabat Eselon II dan yang mewakili agar sesudah lauching agar bisa dijalankan dengan baik karena monitoring terhadap proses partisipasi ASN ada di Kepala OPD masing-masing. Saya harap ASN Kabupaten Mojokerto bisa mengambil bagian dalam upaya untuk membantu UMKM kita dalam meningkatkan ekomoni dan taraf hidupnya,” pungkasnya.
Launching Inovasi dihadiri Tim Verifikasi dari Kementerian PANRB dan Tim Penilai Lapangan Independen. Turut hadir para Staf Ahli, para Asisten Setdakab, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Pimpinan Bank Jatim, Tim Information technology (IT) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), pengelola toko dan warung Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta pengelola Koperasi Wulandari. [tin/adv]







