Banyuwangi (beritajatim.com) – Nama Peter Pouly pasti tidak asing bagi pecinta balap sepeda khususnya di ajang Tour de Banyuwangi Ijen. Ya, dia merupakan peraih tiga title juara di ajang ini.
Namun, sayang karirnya redup dan memutuskan pensiun pasca terjadi insiden pelanggaran regulasi UCI di Tour de Banyuwangi Ijen 2016.
Kini, dia bakal muncul lagi di Bumi Blambangan. Tapi dia datang bukan sebagai pebalap melainkan menjadi pelatih di tim Roojai Insurance, Thailand.
Peter Pouly kembali bakal menunjukkan tajinya melalui anak asuhnya yakni Adne Van Engelen. Dia merupakan juara Tour of Thailand 2024.
“Di tahun yang sama, dia juga berhasil menjuarai etape 2 Tour of Qinghai Lake 2024,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan.
Menurut Alfin, atlet 31 tahun itu memiliki catatan prestasi yang mentereng di balapan tempat lain. Pasalnya, dia tercatat pernah menjuarai di Tour of Sharjah 2023, Tour of Serbie 2022, serta Tour of Egypt 2016.
“Di TdBI tahun ini, atlet asal Belanda itu merupakan salah satu pembalap yang difavoritkan menjadi juara,” katanya.
Apalagi, kata Alfin, di bawah asuhan Peter Pouly, rasanya tangga jawara itu akan mudah diraih. Apalagi, sang mentor telah hafal dan berpengalaman menaklukkan lintasan balapan di Banyuwangi ini.
“Van Engelen merupakan salah satu atlet yang diifavoritkan menjadi juara di TBBI tahun ini. Dia dilatih oleh Peter Pouly, yang sudah berpengalaman di track TDBI,” pungkasnya. (rin/ted)






