Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dinobatkan sebagai Kampus Kebangsaan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI).
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Unesa menjadi kampus yang mampu mewujudkan iklim akademik yang damai, toleran, dan anti kekerasan. Penghargaan itu pun diterima langsung oleh Rektor Unesa Prof Nurhasan.
“Ini selaras dengan komitmen Unesa dalam mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan di kampus, seperti integrasi nilai kebangsaan dalam perkuliahan dan kegiatan kemahasiswaan seperti seminar, dialog, camp interfaith, serta training kader kebangsaan,” kata Cak Hasan, Rabu (17/7/2024).
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), lanjut dia, Unesa telah menunaikan berbagai hal yang sejalan dengan nilai-nilai pancasila dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Seperti halnya memberikan pendampingan toleransi melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan di Desa Pancasila yang terletak di Kabupaten Lamongan.
Cak Hasan juga memastikan bahwa SDM di lingkungan Unesa selalu taat dan setia terhadap pancasila dan NKRI. Itu selaras dengan beragamnya penelitian yang dilakukan para dosen yang mengangkat tema kebangsaan dan profil pelajar pancasila.
“Untuk mengawal komitmen kebangsaan itu, Unesa memiliki Sub-Direktorat khusus yakni Subdit Ideologi, Moderasi Beragama dan Bela Negara. Unesa sebagai kampus yang damai, toleran, dan anti-kekerasan akan terus mengawal nilai-nilai kebangsaan baik dalam internal maupun eksternal kampu,” pungkasnya. [ipl/ted]






