Surabaya (beritajatim.com) – Langkah Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, atau yang akrab disapa Cak Ji, dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Loak Dupak Rukun menuai pujian dari warganet. Pendekatan dialog yang dikedepankan Cak Ji dinilai efektif dalam menertibkan PKL tanpa menimbulkan gejolak.
“Kita harus kembalikan fungsi saluran dan sepadan bangunan untuk kepentingan yang lebih besar, jadi jalan bisa lancar dan kalau musim penghujan tidak banjir,” ujar Cak Ji dalam video yang diunggah di akun TikTok-nya dan telah ditonton oleh 837 ribu pengguna.
Cak Ji menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak memiliki niat lain selain kebaikan warga kota secara umum. “Kita juga ingin pedagang ditata nanti supaya lebih rapi sehingga semua bisa berjualan dengan nyaman, jadi tidak ada niatan lain-lain,” tambahnya.
Video tersebut mendapatkan 27,3 ribu likes dan 3.801 komentar positif dari warganet.
Salah satu akun bernama Reza Jaya Grup memberikan pujian. “Mantap Cak Armuji, kini penataan pasar loak kembali seperti sedia kala.. tertata dan jalanan lebar.. kegiatan bongkar muat makin mudah seperti sedia kala.. yang awalnya dulu truk trailer salipan bisa,” tulis Reza Jaya Group di kolom komentar tiktok Cak Ji.
Penertiban PKL di Pasar Loak Dupak Rukun dilakukan karena menimbulkan kemacetan dan mengganggu ketertiban umum. Sebanyak 154 lapak yang berdiri di luar area pasar telah ditertibkan secara bertahap hingga akhir pekan lalu.
Pasca penertiban, Satpol PP Surabaya juga telah menyiapkan personel pengamanan agar para PKL tidak lagi meletakkan barang dagangan secara sembarangan.
“Dengan pendekatan dialog yang humanis, Pemkot berhasil mengembalikan fungsi jalan dan trotoar di kawasan Pasar Loak Dupak Rukun. Hal ini membuktikan bahwa penertiban PKL bisa dilakukan tanpa harus menggunakan kekerasan,” pungkas mantan Ketua DPRD Surabaya ini. [asg/but]






