Surabaya (beritajatim.com) – Pustakawan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, Chandra Pratama Setiawan berkesempatan untuk terbang ke Jerman mengikuti DIES University Leadership and Management Training Programmer (UNILEAD) 2024 mewakili Indonesia.
UNILEAD merupakan program internasional berupa short course bagi leader dan manager di universitas. Dari Indonesia, hanya ada tiga universitas yang mendapat kesempatan serta beasiswanya untuk mengikuti program ini, dan Chandra adalah salah satunya.
“Proses seleksinya cukup ketat. Beberapa persyaratan harus saya siapkan, mulai dari proposal project, essay, hingga penjelasan tentang relevansi antara project dengan pekerjaan,” kata Chandra, Jumat (12/7/2024).
Chandra mengungkapkan, adapun topik-topik yang dipelajari dalam short course UNILEAD 2024 di antaranya Project Management, Strategic Management & Academic Leadership, dan Human Resource Management.
Hasil akhirnya adalah development and innovative project yang akan diajukan untuk universitas masing-masing. Sementara itu, project yang dirancang oleh Chandra adalah Research Data Management.
“Research Data Management ini wajib dimiliki oleh universitas, terutama yang aktif di bidang teaching (pengajaran) dan research (penelitian),” imbuhnya.
Harapannya lewat ilmu yang didapat Chandra selama ikut short course di Jerman, UK Petra Surabaya bisa memiliki sistem research data management, agar terus updated seperti kampus-kampus di negara maju.
UNILEAD 2024 ini bersifat sandwich (online offline), dengan dua kali contact phase yang mewajibkan peserta visit langsung ke Oldenburg, Jerman. Chandra sudah menjalani tahap offline pertamanya.
Ia berkesempatan belajar di University of Oldenburg selama 25 hari pada akhir Februari lalu, dan dibimbing langsung oleh tutor dari beberapa universitas ternama di Jerman. Tak sampai di situ saja, September mendatang, Chandra akan kembali ke Jerman untuk mengikuti tahap offline keduanya.
Setelah pitching tentang project-nya, Chandra pun mendapat courses tentang Strategic Communication, Leadership, Negotiation, dan ilmu lain yang bisa melengkapi perencanaan serta pelaksanaan project nantinya.
Tak melulu teori, ia pun belajar dalam bentuk praktik dari study cases. Selain fully funded oleh penyelenggara UNILEAD 2024, Chandra juga mendapat full support dari UK Petra Surabaya.
“Saya bersyukur sekali mendapat kepercayaan dan dukungan dari UK Petra untuk mengikuti program ini, mulai dari proses seleksi hingga proses belajar di Jerman. Ini bukti kampus sangat mendukung Petranesian untuk berkembang, baik secara personal maupun profesional,” pungkasnya.
Sebagai informasi, program UNILEAD ini diselenggarakan oleh The German Academic Exchange Service (DAAD), dengan University of Oldenburg sebagai tuan rumah. [ipl/ian]






