Banyuwangi (beritajatim.com) – Ribuan pengunjung diprediksi bakal mengerumuni parade busana etnik kontemporer bertajuk Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024. Pelaksanaan kegiatan itu rencananya akan berlangsung Sabtu siang.
Mengantisipasi membludaknya jumlah pengunjung terutama bagi pengendara kendaraan, Pemkab Banyuwangi bersama Dinas Perhubungan telah melakukan rekayasa lalu lintas. Selain itu juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengakomodir sejumlah kendaraan yang ditinggalkan para pengunjung.
“Kami juga telah menyiapkan kantong-kantong parkir untuk kendaraan penonton di sejumlah titik. Sedikitnya ada 4 lokasi parkir yang disediakan,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Komang Sudiraatmaja, Jumat (12/7/2024).
Sedangkan tamu VIP, kata Komang, bisa menggunakan sepanjang ruas veteran. Sementara penonton umum diarahkan menggunakan area off street Taman Sritanjung, depan Makodim, dan pantai Boom.
“Sedangkan penonton umum di sepanjang rute simpang 5, bisa memarkir kendaraannya di stadion sisi barat,” katanya.
Kantong parkir, lanjut Komang, sengaja ditempatkan di sejumlah titik. Selain mengurangi penumpukan juga memberikan kesan safety.
“Kantong parkir sengaja kami sebar. Selain untuk menghindari penumpukan kendaraan di sepanjang rute karnaval, juga untuk menjamin keamanannya,” pungkas Komang.
Parade BEC ini akan dimulai pukul 13.00, start dari di Jalan dr. Soetomo area Taman Blambangan. Selanjutnya akan menuju kawasan simpang lima ke arah selatan di Jalan A. Yani melewati Kantor Bupati dan finish di depan Kantor Camat Banyuwangi.
Seperti pagelaran BEC di tahun sebelumya, agenda event nasional Karisma Event Nasional ini selalu ramai dikunjungi ribuan orang. Tahun ini, BEC yang mengusung tema “Ndaru Deso” Revival of Village.
Para talent akan berparade sejauh 2,5 KM di catwalk jalanan kota Banyuwangi. Sepanjang jalan tersebut bakal menjadi panggung sekaligus arena pengunjung untuk menyaksikan parade busana etnik kontemporer itu. [rin/aje]






